Keutamaan Mencintai Allah dan Rasulullah, KH. Luqman Hakim: Jalan Menuju Kebahagiaan Sejati

Keutamaan Mencintai Allah dan Rasulullah, KH. Luqman Hakim: Jalan Menuju Kebahagiaan Sejati

Batam (Kemenag) — Majelis taklim Raudhotul Mahabbah Kota Batam menjadi saksi sebuah kajian yang mendalam dan menyentuh hati pada hari Jum'at malam Sabtu, 1 Agustus 2025. Kajian yang sifatnya Bulanan ini diawali dengan Pembacaan Maulid Nabi, Nadhom Asmaul Husna dan Dzikir Ratib Al Athos. 

Dihadiri oleh ratusan Jamaah yang Istiqomah dan antusias, acara ini menghadirkan KH. Luqman Hakim, M.Pd., seorang ulama terkemuka, yang juga anggota komisi Fatwa MUI Provinsi KEPRI. 

Dalam kesempatan tersebut, beliau secara gamblang dan penuh hikmah menjelaskan tentang cara mencintai Allah SWT dan Rasulullah SAW serta Keutamaannya sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim.

KH. Luqman Hakim, M.Pd. mengawali ceramahnya dengan menegaskan bahwa cinta kepada Allah adalah sumber dari segala kebaikan. Menurut beliau, keimanan seseorang tidak akan sempurna tanpa adanya rasa cinta yang tulus kepada Sang Pencipta. "Cinta kepada Allah bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi harus terwujud dalam ketaatan, kepasrahan, dan keyakinan yang mendalam. Ketika hati kita dipenuhi cinta-Nya, maka setiap cobaan akan terasa ringan dan setiap nikmat akan disyukuri," ujarnya dengan suara penuh ketenangan.

Lebih lanjut, beliau juga menyoroti pentingnya mencintai Rasulullah Muhammad SAW. Mencintai Rasul, kata KH. Luqman yang juga seorang ASN P3K Kantor Kemenag K luota Batam, adalah manifestasi dari cinta kita kepada Allah. 

Hal ini dikarenakan Rasulullah adalah utusan yang membawa risalah kebenaran dan menjadi teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. "Mengikuti sunah Rasul, mempelajari sejarah perjuangannya, dan senantiasa berselawat adalah bentuk nyata dari cinta kita. Dengan mencintai beliau, kita tidak hanya mendapatkan syafaat di hari akhir, tetapi juga menemukan panduan hidup yang sempurna di dunia ini," jelasnya.

Acara yang berlangsung selama lebih kurang dua jam ini ditutup dengan doa bersama. Para jemaah tampak khusyuk meresapi setiap butir nasihat yang disampaikan. 

Salah seorang jamaah aktif, Ibu Hajah Eli Salamun, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran KH. Luqman Hakim. "Ceramah beliau sangat mencerahkan dan membangkitkan semangat kami untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan Rasul-Nya. Semoga ilmu yang kami dapatkan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," harapnya. 

Kajian rutin ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh jemaah akan esensi sejati dari keimanan, yaitu cinta yang berujung pada kebahagiaan dunia dan akhirat. (Humas KUA Bengkong)

#Umum
SHARE :
LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI