Batam
(KEMENAG) --- Kepala Seksi Urusan Agama
Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Batam,
Esther Sri Liasna melaksanakan kunjungan koordinasi ke Yayasan Persekutuan
Rohani. Keberadaannya di Yayasan tersebut dalam rangka melihat keberadaan
tenaga rohaniwan kristen asing dan Sekolah Tinggi Teologi (STT) dibawah naungan
yayasan dan sekaligus berdiskusi serta tukar pikiran dengan Ketua Yayasan dan
Ketua STT Batam tentang bagaimana peran yayasan dalam mengembangkan dan
meningkatkan pelayanan STT di masa depan, Selasa (11/10).
Dikatakan
Esther, di Kota Batam ini pada umumnya yayasan memiliki tenaga rohaniwan asing sebagai
tenaga pendidik, sebagai rohaniawan di gereja dalam hal ini melayani, mengajari
untuk visi dan misi mereka sekaligus disupport dalam pendanaan.
Jadi,
untuk keberadaan orang asing itu harus ada izinnya, harus mendapatkan izin dari
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
dan
administrasi dari negara, ucap Esther.
Untuk
tahapannya, yayasan sebagai penjamin tempat dia tinggal harus membuat dan mendapatkan
rekomendasi dari Kementerian Agama kota Batam dan tingkat provinsi yang setiap
tahunnya harus diminta dan diperbaharui seperti, dokumen Tenaga Kerja Asing (TKA), Rencana Penggunaan Tenaga
Kerja Asing (RPTKA), Ijin Tinggal Terbatas (KITAS), Ijin Kerja (IMTA) dimana
dokumen-dokumen tersebut wajib di miliki selama berada di Indonesia.
Artinya,
yayasan persekutuan rohani ini ingin memperpanjang RPTKA atau dokumen orang
Amerika yang sudah berada di Batam, ungkap Esther.
Esther
menjelaskan, keberadaan atau fungsi mereka adalah memberikan pengetahuan yang
sangat luar biasa, memberikan motivasi bahwa gereja, sekolah harus mau berdiri
sendiri dan mau berusaha. Jangan hanya berpangku tangan, mengemis dan meminta-minta
uang.
“Untuk
pelayanan menuju ke Daerah-daerah mana pun, seperti PKL mahasiswanya di support
transport serta tempat tinggal”.
Pastinya,
keberadaan kita ingin memastikan, memang betulkah tenaga asing itu ada di kota
Batam dan dia bekerja. Saya harus membuat kepastian dan memastikan apakah memang
betul-betul bekerja, tutup Esther.
-----------
Humas/Yd