Kepala Kemenag Batam Hadiri Dialog Kebangsaan Lintas Iman: Sinergi Putus Rantai Human Trafficking

Kepala Kemenag Batam Hadiri Dialog Kebangsaan Lintas Iman: Sinergi Putus Rantai Human Trafficking

BATAM (Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, H. Budi Dermawan, menghadiri kegiatan Dialog Kebangsaan dengan tema "Sinergi Lintas Iman Memutus Mata Rantai Human Trafficking" yang diselenggarakan di Pacific Palace Hotel, Sungai Jodoh, Batam, pada Minggu (08/02/2026).

Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAAK) Kevikepan Kepulauan Riau – Keuskupan Pangkalpinang bekerja sama dengan Yayasan Stella Maris Batam.

Dalam sambutannya, H. Budi Dermawan memberikan apresiasi yang mendalam kepada Ketua Komisi HAAK Kevikepan Kepri, RP. Asensius Guntur, CS, dan Ketua Panitia, Bernardino Realino Ginting, serta seluruh perwakilan majelis agama dan narasumber yang hadir. Beliau menekankan bahwa posisi geografis Batam memberikan tantangan tersendiri dalam isu perdagangan orang.

"Kita harus menyadari bahwa Kota Batam sangat rentan dengan isu Human Trafficking karena posisinya sebagai pintu utama keluar dan masuknya orang dari luar daerah Kerentanan ini menuntut kewaspadaan kita semua," tegas Budi Dermawan dalam arahannya.


Ia menambahkan bahwa sinergi lintas iman adalah kunci untuk membentengi masyarakat dari praktik ilegal tersebut.

"Masalah ini bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab kita sebagai tokoh agama untuk memberikan pemahaman kepada umat. Semoga melalui dialog ini, kita mendapatkan solusi nyata dan langkah preventif yang kuat untuk memutus mata rantai perdagangan orang di Kota Batam yang kita cintai ini," tambahnya.

Beliau juga secara khusus mengapresiasi para narasumber yang hadir untuk memberikan perspektif dari berbagai sudut pandang agama, yaitu:

Katolik: RP. Asensius Guntur, CS (Pastor Scalabrinian)

Islam: KH. Dr. Muhammad Zainuddin (Ketua PCNU Kota Batam)

Protestan: Pdt. Josep A. Sembiring, M.Th (Ketua Badan Pekerja Majelis Klasis Kepri)

Buddha: Sumardi, S.Pd.B., M.Pd (Tokoh Agama Buddha)

Hindu: Made Karmawan, S.Ag (Penyelenggara Agama Hindu Kota Batam)

"Kehadiran narasumber lintas iman ini sangat penting untuk memberikan edukasi mengenai perlindungan martabat manusia dari sisi teologis. Semoga dengan sinergi ini, masalah human trafficking di Kota Batam bisa teratasi dan kita mendapatkan solusi konkret dalam menanganinya," tambah Budi.

Acara yang dipandu oleh moderator RD. Agustus Dwi Pramodo ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari perwakilan lintas iman, tokoh agama, dan organisasi kepemudaan. Dialog dari berbagai latar belakang agama ini untuk memberikan refleksi moral dan edukasi mengenai modus operandi perdagangan orang dan  sebagai bentuk aksi kolaboratif memperkuat jejaring antar-iman . Dialog ini diharapkan melahirkan rekomendasi praktis bagi umat dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah Kepulauan Riau.



LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI