
Bulang (Inmas-Batam)- Kementerian Agama Kota Batam menggelar kegiatan safari Ramadhan 1440 H / 2019 M di Masjid Al Mukhlisin Pulau Bulang Kebam Kecamatan Bulang Batam, Senin (20/5) bertepatan dengan 15 ramadhan 1440 H. Ikut bersama rombongan dari Baitul Mal Hidayatullah (BMH) dan dari Bank Syariah Mandiri (BSM).
Kehadiran rombongan safari Ramadhan kemenag di Masjid tersebut disambut oleh Camat Bulang, Kesra, lurah, dan tokoh masyarakat serta pengurus dan jamaah.
Dari pantauan media di lapangan, safari Ramadhan kemenag Batam di Pulau Bulang Kebam ini menyerahkan sejumlah bantuan berupa paket sembako, pakaian baru dan santunan bagi masyarakat miskin. Secara simbolis penyerahan sejumlah bantuan itu diserahkan Kakankemenag Batam H. Zulkarnain Umar, Camat Bulang, BSM, BMH, Ketua DWP Kemenag Batam dan Kasubag TU Kemenag Batam.
Kakankemenag Batam dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih semoga pertemuan ini pertemuan yang diridhoi Allah SWT. Selanjutnya kami hadir disini tidak lain ingin menyapa masyarakat bahwa kita adalah sama dan kita adalah satu dan ingin berbagi di bulan suci ini.
“Kali ini kita ada membawa 100 paket sembako kerjasama kita dengan rekan-rekan dari BSM dan BMH ditambah pakaian baru sumbangan dari paguyuban Buddha dan bantuan untuk orang miskin,” ujarnya.
Lanjutnya, program ini setiap tahun kita laksanakan. Kalau di kota, kita adakan sahur dan subuh keliling dan kalau di wilayah hinterland kita laksanakan dalam bentuk safari Ramadhan. Tujuannya adalah bagaimana kita bisa dekat dengan masyarakat dan bisa mengetahui kesulitan masyarakat khususnya dibidang agama.
Kesempatan itu Kakankemenag Batam juga mengingatkan bahwa kita harus menanamkan nilai agama kepada anak-anak kita. Agama inilah yang benar-benar kita wariskan kepada anak-anak kita. Caranya tentu dengan memberikan mereka ilmu pengetahuan. Sekolahkan mereka, jangan ada lagi anak-anak kita yang tidak bersekolah. Anak-anak pulau adalah anak-anak yang pandai-pandai dan cerdas-cerdas.
“Generasi yang baik adalah generasi yang memiliki integritas. Integritas seseorang itu kuat dibangun dari agama. Tidak mungkin orang memiliki integritas tanpa dibangun melalui agama,” ujarnya.
“Mari kita wariskan sesuatu yang baik untuk anak cucu kita,” tutupnya.
(bad70/yd)