
* Kakan. Kemenag Kota Batam H. Zulkarnain Umar, foto bersama dalam kegiatan Baznas berbagi
Batam (Kemenag) --- Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati dalam satu konferensi pers pertengahan April lalu menyatakan bahwa perekonomian Indonesia berada dalam situasi yang sangat sulit di tahun 2020. Sri Mulyani Indrawati menyatakan, apabila kondisi pandemi covid-19 ini terus berlanjut maka diperkirakan muncul angka kemiskinan baru. Untuk itu, lembaga-lembaga zakat dan wakaf, dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, harus dapat memainkan peran yang signifikan di garda depan perjuangan dalam mengatasi pandemi covid-19 dan mendampingi tenaga medis yang berjuang dari sisi kesehatan dengan menjalankan Program-program yang yang menyasar kelompok miskin, kelompok rentan yang terdampak covid-19 yang diharapkan dapat menjadi suplemen yang kuat dalam mendukung program-program yang dilakukan pemerintah.
Guna memaksimalkan potensi zakat demi kesejahteraan masyarakat, Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi, dalam program Baznas berbagi mengatakan, bahwa potensi zakat di Batam mencapai Rp80 miliar lebih. Dari total itu kata H. Muhammad Rudi baru bisa terkumpul Rp8 miliar yang dapat disalurkan melalui Badan Amli Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam. Tentunya hal tersebut perlu dimaksimalkan lagi demi kesejahteraan masyarakat yang berhak menerima zakat, ungkap H. Muhammad Rudi Rudi saat menyerahkan secara simbolis bantuan BAZNAS Berbagi di halaman Masjid An-Nur, Lubukbaja, Sabtu (12/12/) pagi.
H. Muhammad Rudi melanjutnkan, sebagai Wali Kota Batam, ia sudah membuat kebijakan pembayaran zakat bagi pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Batam, dan bahkan zakat yang bersumber gaji pegawai Pemko tersebut menyumbang 80 persen lebih penerimaan zakat di Kota Batam.
“Akan saya terapkan kebijakan yang sama di BP (Badan Pengusahaan) Batam agar potensi zakat bisa maksimal,” ungkapnya.
Selain itu, H. Muhammad Rudi juga mengajak kepada semua pemberi zakat atau muzaki agar secara rutin menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kota Batam karena zakat yang masuk akan disalurkan demi kesejahteraan mustahik atau penerima zakat.
Terimakasih kepada Baznas Kota Batam yang sudah menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat khususnya di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Harus tepat sasaran. Penerima zakat itu harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah diatur agama,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, H. Zulkarnain Umar mengatakan, Baznas ini menjalankan perintah Allah. Jadi, Petugas-petugas baznas ini mereka itu menjalankan perintah Allah.
Pemerintah Kota Batam telah menjalankan amanat itu sesuai dengan Undang-undang. Pemerintah Kota Batam yakni Wali Kota Batam menjalankan amanat Undang-undang. Dengan contoh, seperti gaji ASN dipotong, tunjangan kinerja, jabatan yang diakumulasi berapa di dapat dan disalurkan zakatnya, terang H. Zulkarnain Umar.
Jadi, informasi atau pesan ini harus kita sampaikan kepada saudara kita, masyarakat muslim di Kota Batam terutama yang berada di bawah garis kemiskinan supaya bisa terbantu.
“Tidak ada anak miskin di Kota Batam ini yang tidak sekolah karena tidak mampu membiayai uang sekolahnya. Hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama dan harus kita biasakan kepada masyarakat kita dengan terbiasa memberi kail, jangan memberikan ikan”.
Labih jelasa H. Zulkarnain Umar mengatakan, Kementerian Agama sudah melakukan kerjasama dengan BUMN dalam pembinaan usaha kecil menengah dan sudah menggratiskan 60 (enam puluh) sertifikat halal yang semua biayanya ditanggung oleh Kementerian Agama khusus Kota Batam ada 60 pengusaha yang sudah diberikan sertifikat halal gratis bekerjasama dengan Dinas koperasi dan UKM.
“Mari bersama dan terus bekerjasama, terus menyatukan visi dan langkah bersama dengan Baznas Kota Batam sehingga bisa berjaya, karena saya yakin sebagaimana yang kita lihat Wali Kota Batam berkomitmen untuk membangun Kota Batam dan masyarakat kota Batam untuk kebaikan kita bersama.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Batam, Afrizal, dalam laporannya menyampaikan, bahwa pihaknya sudah menyalurkan bantuan yang bersumber dana zakat di 12 kacamatan yang ada di Batam. Afrizal menyampaikan, BAZNAS Berbagi adalah program pertama semenjak pengurusan baru yang dilantik Wali Kota 12 September lalu.
“Semua bantuan sudah tersalurkan. Untuk program BAZNAS Berbagi anggarannya Rp977 juta,” kata Afrizal.
Bantuan yang diberikan dalam program tersebut yakni bahan pokok sebanyak 2.244 paket, bedah rumah 12 unit, bantuan modal bagi 24 usaha, khitan massal sebanyak 488 peserta, pengobatan gratis, serta santunan nafkah mualaf.
“Semua sudah kita salurkan, Kecamatan Lubukbaja sebagai penutupnya,” imbuh Afrizal.
----------
Humas