Bimbingan Perkawinan di KUA Sekupang, 17 Pasang Calon Pengantin Ikuti Pembekalan

Kepala KUA Sekupang, Hamdanis, melakukan pemeriksaan berkas cantin

Sekupang (Kemenag Batam) - KUA Sekupang Kota Batam menyelenggarakan kegiatan bimbingan perkawinan bagi 17 pasang calon pengantin pada Selasa, 13 Januari 2026. Agenda ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk mempersiapkan pasangan muda membangun rumah tangga yang harmonis, sehat, dan sesuai tuntunan agama serta peraturan perundang-undangan. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme, dengan para peserta aktif mengikuti setiap sesi yang diberikan.  

Dalam kegiatan tersebut, Rizkhan Frianda, selaku Penghulu KUA Sekupang, membuka sesi dengan materi Fiqih Nikah. Ia menekankan pentingnya memahami hukum nikah, asas pernikahan, serta tanggung jawab keluarga menurut agama dan undang-undang. Rizkhan juga membahas manajemen nafkah dan strategi mengatasi konflik rumah tangga, sebelum menutup dengan praktik langsung ijab qabul sebagai bekal teknis bagi para peserta. Materi ini dianggap krusial karena menyentuh aspek dasar yang akan menjadi fondasi kehidupan berumah tangga.  


Selain itu, Puskesmas Tiban Baru turut memberikan materi kesehatan keluarga, termasuk edukasi tentang hubungan suami istri dan aspek kesehatan reproduksi. Sesi ini dilanjutkan oleh Bima Sakti yang membawakan materi psikologi keluarga dan manajemen konflik, dengan tujuan membina keluarga sakinah yang penuh kasih dan saling pengertian. Kedua pemateri ini menekankan bahwa kesehatan fisik dan mental merupakan pilar penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, sehingga pasangan perlu saling mendukung dalam setiap fase kehidupan.  

Kepala KUA Sekupang, Hamdanis, menambahkan penjelasan teknis terkait pemeriksaan berkas, jadwal nikah, perwalian, serta edukasi singkat lainnya. Dengan rangkaian materi yang komprehensif, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mental bagi calon pengantin dalam membangun keluarga yang kokoh dan sejahtera. Hamdanis menegaskan bahwa bimbingan perkawinan bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi keluarga yang berdaya, berakhlak, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.  

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI