
" Esther Sri Liasna, S.Si. berpesan Kita harus mengambil langkah dalam merawat paham keagamaan di Kota Batam yang moderat, aktif berpartisipasi dalam ruang spiritualitas umat, dan memenangkan ajaran atau paham keagamaan yang benar. Dalam keberagaman ini, mari kita saling mendengarkan, saling menghormati, dan bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang harmonis, sehingga kita bisa menghargai perbedaan agama, menghargai kearifan lokal” tuturnya.
Melalui surat Nomor : 1158/J7.1/PN.00/2023 yang dikeluarkan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia Kemendikbudristek ditetapkan peserta yang berhak melaju ke tingkat nasional dari Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 12 siswa. Rasa syukur dan bangga, 6 dari 12 siswa tersebut merupakan siswa MAN Insan Cendekia Kota Batam disusul 4 siswa dari SMA Katolik Yos Sudarso dan 2 lainnya dari SMAS Mondial. Keenam siswa tersebut mewakili 5 bidang lomba yaitu: Bidang Biologi : Aqilah Hanifah Putri dan
Muhammad Dirham mengatakan bahwa seleksi calon penyuluh ini terdiri dari tes tertulis dan tanya jawab, dimana sebelumnya telah melalui seleksi berkas terlebih dahulu. Lebih lanjut Muhammad Dirham mengatakan penyuluh Agama Islam di Kota Batam ini akan dipilih calaon penyuluh yang menguasai Agama Islam serta tehnik kepenyuluhan secara baik untuk itu keseriusan peserta adalah kunci sukses untuk diterima menjadi Penyuluh, tuturnya. Selain itu dikatakan bahwa calon penyuluh Agama Islam yang d
Made Karmawan mengatakan bahwa jika kita atau tim berupaya melakukan beberapa langkah strategis, seperti memantau dan memonitoring efisiensi dan efektivitas program/inovasi yang telah dibuat. Membuat budaya hospitality dan orientasi terhadap pelayanan, menerapkan sistem reward dan punishment, melaksanakan manajemen media yang baik, dan melaksanakan tindak lanjut dan evaluasi secara berkala maka Tahun 2024 mudah-mudahnan apa yang kita cita-citakan menuju Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari
Dalam amanatnya juga menyampaikan bahwa data hewan qurban Tahun 1444 H / 2023 M di Kota Batam mencapai 3.642 ekor yang terdiri dari 1.187 ekor sapi dan 2.455 ekor kambing yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Batam, ini menandakan hewan qurban tahun ini mengalami peningkatan di bandingkan Tahun 1443 H / 2022 M yang lalu berjumlah 3.234 ekor dengan rincian 1.226 ekor sapi dan 2.008 ekor kambing. Ia juga mengingatkan bahwa hari ini Senin 3 Juli 2023 ada rapat panitia pemulangan Haji, bagi
Hadir secara langsung H. Zulkarnain Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam dan para pegawai ASN Kemenag Kota Batam untuk melihat prosesi pemotongan hewan qurban hal ini dimaksud agar proses penyembelihan berjalan lancar dan berkah. Mengawali pemotongan hewan qurban H. Muhammad Dirham di bantu panitia untuk pemotongan empat sapi dan 6 ekor kambing di bantu oleh para panitia, adapun panitia lainnya menyipkan untuk penyincangan daging qurban dan membungkus untuk di bagikan kepada pegawai dan
“besar harapan kami bantuan ini bisa direalisasikan secara maksimal, sesuai dengan keputusan direktur jenderal pendidikan Islam nomor 648 tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan BOP Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam Tahun Anggaran 2023, setelah melalui tahap penyerahan Buku Rekening BOP bisa dicairkan Minggu pertama bulan Juli 2023 ini. Untuk itu dimohon lembaga agar mempersiapakan syarat penciran ke Bank seperti membawa Izin Operasional, SK Kepala dan Bendahara dan stempel lembaga
Jelang perayaan hari raya Idul Adha 1444 H / 2023 M, Kantor Kementerian Agama Kota Batam akan melaksankan pemotongan Hewan Qurban pada hari Jumat 30 Juni 2023. Untuk sementara hewan quraban yang sudah ada yaitu empat sapi dan 2 kambing, saya ingin mengingatkan kepada para peserta qurban ikhlaslah karena Allah SWT agar sifat kebinatangan kita bisa hilang karena Allah SWT sendiri tidak butuh daging dan darah yang kita qurbankan melainkan bukti ketaqwaan kita, tuturnya.