
Ulfah Ismiati, S.Pd., M.M. Kepala MA USB Filial MAN Batam dalam pembukaan kegiatan MABIT ROHIS Daarul 'Ilmi menyampaikan bahwa ROHIS sebagai Garda terdepan dalam mensyiarkan dakwah Islam di Madrasah harus memiliki jiwa kepemimpinan yang Rohmatan lil aalamiin dan ROHIS harus memiliki kemampuan dakwah bil haal yakni mampu mengajak atau menyeru pada kebaikan dengan contoh perbuatan yang nyata, tidak lupa ucapan syukur kepada Allah SWT pada tahun ini terlaksana kegiatan MABIT, tuturnya.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap 2 tahun ini hendaknya mampu memberikan dorongan kepada siswa agar mampu mengembangkan bakat dan minat sesuai kemampuan dalam membangun peserta didik, adapun jenis lomba yang dilombakan yakni Musabaqah Tilawatil Quran tingkat SD, SMP, SMA; Pidato PAI tingkat SD, SMP ,SMA; Musabaqah Hifdzil Quran tingkat SD dan SMP; Cerdas Cermat PAI tingkat SD dan SMP; Kaligrafi Islam tingkat SMP; Seni Nasyid tingkat SMA; Debat PAI tingkat SMA dan Kreasi Busana tingkat SMA,
Dalam paparan yang disampikan pada kegiatan pertama masuk sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur sekolah. Magdalena Silfia selaku pembawa materi pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), menekankan kepada siswa untuk: 1) Siswa baru harus mengenal potensi diri. 2) Siswa cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya. 3) Menumbuhkan motivasi semangat dan cara belaj
Ia menyampaikan salah satu tujuan yang dituangkan dalam Lampiran Perpres No.59 tahun 2017 sebagai tujuan global dan diselaraskan dengan pembangunan nasional Indonesia, adalah jaminan kesetaraan gender. Kesetaraan gender harus menjadi perhatian semua. bahwa menghargai wanita sama saja kita menghargai ibu kita. Layaknya pribadi Rasulullah sebagai orang yang paling menghormati wanita. “Menempatkan wanita harus dalam posisi yang sesuai derajat dan kodratnya. Sebagai umat islam, madrasah ramah gender
Amanat yang di sampikan apel pagi, magdalena silfia menjelaskan setelah pertemuan bersama tim biro ortala kemenag RI yang lalu tentang Sasaran Kerja Pegawai (SKP). Dimana berdasarkan perkin yang merupakan turunan dari renstra, format SKP ada dua yakni model dasar dan model pengembangan berdasarkan Pemenpan 6 tahun 2022 tentang pengelolaan kinerja pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari PNS dan PPPK. Bahwa Penyusunan SKP akan memberikan banyak dampak untuk orgasnisasi dan pribad
Kegiatan ini diikuti oleh Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah PKPPS se Kota Batam yang mendapatakan dana BOS dan penyelenggara Ujian Kesetaraan, pada saat pengarahan, Evi Evlina selaku Kepala Seksi Pakis menyampaikan bahwa Juknis BOP Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam Tahun 2023 ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 648 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan BOP Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam Tahun Anggaran 2023. “jela
Tujuan pelaksanaan ini diharapkan menambah wawasan pengurus masjid dalam mengelola masjid, meningkatkan SDM Masjid yang profesional, amanah, berilmu dan berwawasan tinggi. Mengubah paradigma pengurus dan masyarakat bahwa kehadiran masjid tidak hanya sebagai pusat beribadatan umat Islam. Akan tetapi sebagai sarana pembangunan umat. Pengurus masjid yang profesional, mampu mengembangkan sarana perbelanjaan atau swalayan untuk para jamaah atau masyarakat yang berkunjung, tuturnya.
Kerja keras saja tidak cukup, kerja cerdas jauh lebih baik. Itulah kata motivasi yang sering didengar untuk meningkatkan produktivitas. Bekerja sekuat tenaga memang baik tetapi bekerja dengan ikhlas akan memberi nilai tersendiri. Ikhlas akan memberi nuansa beda hasil daripada hanya sekedar mencapai target sesuai slogan Kementerian Agama yaitu Ikhlas Beramal, tuturnya. Ia juga berpesan bahwa kerja yang tidak ikhlas akan membuat seseorang bekerja dengan sekehendak hati. Pekerjaan selesai tetapi