
Ketua Baznas Kota Batam, Moch Arief menyampaikan sambutan
Batam (Kemenag) --- Terima kasih kepada Baznas Kota Batam. “Mudah-mudahan bantuan sembako ini bisa menggembirakan imam.” Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kota Batam, Lukman Rifai saat menyampaikan sambutan pada acara serah terima 1.033 paket sembako untuk imam masjid di Kantor IPIM Batam Centre, Rabu (8/4) kemarin.
Dikatakannya, sejak awal terjadinya Covid-19, pemerintah mulai memberlakukan social distancing. Berbagai pertemuan baik yang bersifat sosial maupun keagamaan dikurangi atau ditiadakan. Untuk di masjid, kegiatan seperti pengajian, tabligh akbar, salat berjamaah dan salat Jumat di hentikan sementara, ucapnya.
Kebijakan social distancing tentunya memiliki dampak sosial ekonomi bagi para imam. Untuk itu, IPIM juga sudah menyampaikan ke Walikota agar insentif yang biasanya dicairkan per 4 bulan bisa dipercepat. Alhamdulillah respon Wali Kota positif, sekarang sedang proses dan mudah-mudahan di pertengahan April sudah bisa dicairkan, ungkapnya.
Mari kita berdoa kepada Allah SWT. Semoga tidak ada lagi penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Batam dan wabah penyakit yang menyerang sistem pernapasan ini dapat segera berakhir. Terima kasih kepada Wali Kota Batam beserta jajaran yang siang malam tungkus lumus dalam rangka penanganan dan pencegahan wabah covid-19.
“Kita semua berdoa ke kepada Allah SWT, mudah-mudahan tidak ada penambahan lagi, cukuplah 5 itu saja. Semoga Allah segera mengangkat wabah ini dari kota yang kita cintai ini khususnya, dan dari negeri yang kita cintai ini pada umumnya,” harap Lukman.
Moch Arief, Ketua Baznas Kota Batam, mengatakan, bantuan sembako yang disalurkan untuk imam masjid merupakan amanah umat muslim Kota Batam, terutama mereka yang telah membayar zakat melalui Baznas Kota Batam. “Apa yang kita lakukan hari ini adalah bentuk sumbangsih dan kontribusi bersama. Insya Allah membawa keberkahan bagi kita semua,” lanjut Moch Arief.
Selain menyerahkan sembako bagi para imam, Baznas Kota Batama juga sudah melakukan kegiatan lain terkait protokol penanganan Covid-19 yakni melakukan penyemprotan disinfektan di 19 masjid, musala, dan panti asuhan. Selanjutnya Baznas Kota Batam juga akan berkeliling ke rumah warga yang membutuhkan untuk pembagian sembako. “Insya Allah, mobil Baznas akan kita dipenuhi sembako dan akan bergerak ke warga yang membutuhkan,” terang Moch Arief.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan tentang kebijakan-kebijakan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 yakni, memerintahkan warga untuk wajib mengenakan masker, rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga pola hidup bersih dan sehat, jaga jarak dan Ikuti protokol kesehatan.
“Kalau masyarakat Batam disiplin, masalah covid dapat lebih cepat kita selesaikan,” ungkap Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
Usai penyerahan bantuan sembako untuk Imam masjid, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam dalam hal ini di wakili Kasi Bimas Islam Muhammad Dirham, mengatakan, apa yang sudah dilakukan Baznas Kota Batam adalah hal yang bagus karena dapat membantu para imam yang merupakan garda terdepan yang selama ini sudah merasakan dampak dari Covid19.
“Hal yang sangat wajar karena imam masjid adalah pejuang yang berjuang di jalan Allah yang memberikan pencerahan terhadap masyarakat, umat atau jamaah,” terangnya.
Selanjutnya, untuk Kantor Kementerian Agama Kota Batam, sesuai dengan hasil rapat dinas (HDP) beberapa hari yang lalu, akan mengakomodir bantuan yang dikumpulkan secara donasi. “Insya Allah, akan di akomodir mulai dari Imam, kalangan pondok pesantre, guru TPQ dan lainnya,” imbuh Muhammad Dirham. (bad70/¥)