BATAM (Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, H. Budi Dermawan, menghadiri kegiatan Majelis Dzikir, Maulidur Rasul SAW, dan Manaqib Kubro Ke-II Al-Khidmah Tahun 2026 M / 1448 H Tingkat Kecamatan Belakang Padang. Kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat ini digelar di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Tanjung Sari, Belakang Padang, pada Minggu (26/7/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kabid Pakis Kanwil Kemenag Prov. Kepri, KH. M. Dirham (mewakili Ka. Kanwil), Kabag Kesra Pemko Batam, H. Syukri Ilyas (mewakili Wali Kota Batam), Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang, H. Erizal, Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh , Kepala KUA Belakang Padang, Abdul Majid, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan jamaah yang memadati area masjid untuk berzikir dan berselawat bersama.

Dalam sambutannya, Kakankemenag Batam H. Budi Dermawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya majelis mulia ini. Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi dzikir dan selawat sebagai sarana memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus membentengi diri dengan nilai-nilai spiritual.

"Al-Khidmah itu tidak perlu dibawa ke mana-mana, tapi selalu ada di mana-mana," ujar H. Budi Dermawan di hadapan para jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengenang sejarah awal masuknya majelis ini di Kepulauan Riau. Ia mengingatkan kembali perjuangan ulama terdahulu yang membawa ajaran tariqoh dari almarhum K.H. Ahmad Asrori Al Ishaqi.

"Orang yang pertama kali membawa dan menyampaikan ilmu tariqoh di Kota Batam bahkan Provinsi Kepri adalah guru kita, almarhum KH. Nabhan  (pensiunan PNS Kemenag Kota Batam). Beliau dengan penuh perjuangan mengawali berdirinya Al-Khidmah di Pulau Belakang Padang ini saat menjabat sebagai Kepala KUA Kecamatan Belakang Padang," kenangnya.

Lebih lanjut, Kakankemenag juga mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk bersama-sama menyukseskan agenda besar keagamaan mendatang. "Saya mengajak seluruh jamaah untuk hadir dalam Haul Akbar Al-Khidmah Kota Batam ke-17, yang pada kesempatan kali ini akan digelar beriringan dengan perayaan Hari Jadi Kota Batam ke-197," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Majelis Dzikir dan Manaqib Kubroh ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan momentum penting untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan para ulama, sekaligus memohon keberkahan bagi Kota Batam, khususnya wilayah Belakang Padang.

Di akhir sambutannya, H. Budi Dermawan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung program-program keagamaan serta merawat toleransi dan rukun antarumat beragama yang telah terjalin harmonis di Kota Batam.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kekhusyukan hingga akhir acara dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bangsa dan daerah.