BATAM (Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026–2027 di SMA Negeri 24 Batam pada Senin pagi (20/07/2026).
Pelaksanaan MPLS tahun ini digelar secara tatap muka penuh, yang diikuti dengan antusias oleh ratusan peserta didik baru, majelis guru, serta jajaran pihak sekolah. Kehadiran Kepala Kantor Kemenag Kota Batam sekaligus untuk menjadi narasumber utama dengan membawakan materi bertajuk " Penguatan Moderasi Beragama serta Penumbuhan Akhlak dan Karakter".
Dalam pemaparannya di hadapan para siswa, beliau menekankan pentingnya memahami serta menerapkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini. Di tengah keberagaman masyarakat Kota Batam, sikap saling menghargai, toleransi, dan tidak ekstrem dalam beragama menjadi kunci utama terciptanya keharmonisan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
"Moderasi beragama bukan berarti mengorbankan keyakinan, melainkan bagaimana kita menjalankan ajaran agama dengan santun, menghormati perbedaan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan," tegasnya.
Selain materi moderasi beragama, juga mengajak seluruh peserta didik baru untuk senantiasa membentengi diri dengan akhlak yang mulia. Menurutnya, kecerdasan akademik yang tinggi harus berjalan seimbang dengan karakter yang kuat, disiplin, dan santun.
Pesan Budi Dermawan pada MPLS SMAN 24 Batam TP 2026–2027 diantaranya, Toleransi & Inklusivitas: Menjadikan lingkungan sekolah sebagai wadah belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa tanpa membeda-bedakan latar belakang. Penguatan Karakter: Membiasakan sikap jujur, disiplin, serta menghormati orang tua dan guru sebagai pondasi utama meraih cita-cita. Pencegahan Perundungan (Bullying): Mengajak siswa untuk saling merangkul dan menolak segala bentuk kekerasan verbal maupun fisik di lingkungan sekolah.
Kegiatan MPLS tatap muka ini berlangsung dengan lancar, khidmat, dan interaktif. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab.
























































