Batam (Kemenag) — Mimbar Agama Hindu kembali mengudara di RRI Pro 1 Batam pada Selasa, 25 Agustus 2026.  Program ini menghadirkan narasumber Staf Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, I Gede Somanita, yang membawakan materi bertajuk "Mewujudkan Kemerdekaan Sejati dalam Diri."

Dalam penyampaiannya, I Gede Somanita menekankan bahwa menurut ajaran agama Hindu, kemerdekaan lahiriah barulah sebuah langkah awal. Kemerdekaan spiritual yang tertinggi—atau yang sering disebut sebagai Jiwan Mukti—adalah ketika seseorang mampu membebaskan diri dari penjajah yang tak terlihat.

"Penjajah itu tidak datang dari luar dan tidak membawa senjata, melainkan bersembunyi di dalam dada kita sendiri. Mereka adalah Sad Ripu, enam musuh utama dalam diri setiap manusia," ungkap I Gede Somanita.

Lebih lanjut, Gede memaparkan cara menyalakan api perjuangan di dalam diri untuk merebut kemerdekaan sejati dari cengkeraman Sad Ripu. Kemenangan atas musuh internal tersebut membutuhkan penguatan kualitas rohani secara konsisten melalui praktik spiritual harian dan pengasahan akal sehat (buddhi).

"Mari kita bentengi diri kita dengan meningkatkan kualitas rohani, rajin melakukan japa, sembahyang, dan selalu mengasah akal sehat (buddhi) kita melalui pemahaman sastra suci. Jadikan Kota Batam yang kita tinggali ini sebagai medan Dharmakshetra—medan pertempuran suci untuk menundukkan sifat-sifat asuri (keraksasaan) di dalam diri kita dan membangkitkan sifat-sifat daiwi sampad (kedewataan)," imbaunya.

Sebagai penutup siaran, I Gede Somanita mengajak seluruh pendengar dan umat Hindu untuk mengimplementasikan kemerdekaan batin ini dalam kehidupan sehari-hari demi kedamaian bersama.


"Mari kita merdekakan hati kita dari belenggu iri hati, merdekakan ucapan kita dari caci maki kemarahan, dan merdekakan pikiran kita dari kabut kebingungan. Hanya dengan cara itulah, kita bisa menjadi manusia yang merdeka seutuhnya—merdeka lahiriah sebagai warga negara Indonesia, dan merdeka batiniah sebagai hamba Ida Sang Hyang Widhi Wasa," pungkasnya.