Batam (Kemenag) — Tiga siswi MAN Insan Cendekia Kota Batam berhasil meraih Growth Potential Award dalam kompetisi inovasi tingkat nasional, AI Open Innovation Challenge 2026. Ketiga siswi tersebut adalah Nadia Zahra, Farah Nada, dan Nadira Ariandaru. Prestasi ini menjadi bukti semangat dan kreativitas siswa dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
AI Open Innovation Challenge 2026 merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh President University atas inisiatif Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Kompetisi ini berfokus pada pengembangan solusi berbasis AI untuk menjawab berbagai permasalahan nyata di sektor industri dan perkotaan, terutama dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan.
Kompetisi ini mencakup lima kategori utama, yaitu Healthcare, Manufacturing, Logistics, Waste Management, dan Traffic Management. Melalui studi kasus yang diberikan oleh mitra industri maupun instansi pemerintah, peserta ditantang untuk mengembangkan solusi inovatif yang berpotensi diterapkan dalam kehidupan nyata.
Rangkaian kompetisi berlangsung pada Februari hingga September 2026, dengan babak final diselenggarakan pada 23–25 September 2026 di FabLab President University, Cikarang, dan Menara Batavia, Jakarta. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada 24 September 2026.
Dalam kompetisi ini, ketiga siswi MAN IC Batam mendapatkan bimbingan dari Habiburrahman, S.Pd. Penghargaan Growth Potential Award yang diraih diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswi untuk terus mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat.
Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi MAN Insan Cendekia Kota Batam serta dorongan bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani berkompetisi di tingkat nasional. (Tim Humas MAN Insan Cendekia Kota Batam)

















