Batam (Kemenag) โ Tiga siswi MAN Insan Cendekia Kota Batam berhasil lolos ke babak final nasional Lomba Peran APBN dan APBD Bangun Daerah Tahun 2026 pada Senin (05/10/2026). Ketiga siswi tersebut adalah Zahra Azaria Syah, Janeeta Salsabil Asmara, dan Kayla Novarileka yang tergabung dalam tim Counting Sheep, di bawah bimbingan Jupri Marsal, S.Pd.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Kementerian Keuangan Republik Indonesia, sebagai upaya meningkatkan literasi fiskal generasi muda, khususnya pemahaman mengenai peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam mendukung pembangunan daerah.
Perjalanan tim Counting Sheep menuju final nasional berlangsung melalui tiga tahapan kompetisi. Pada tahap pertama, peserta mengikuti tes berupa pengerjaan soal untuk menguji pemahaman mengenai APBN, APBD, serta pengelolaan keuangan negara dan daerah. Selanjutnya, pada tahap kedua, peserta mengerjakan soal studi kasus sekaligus menyusun karya videografis berdasarkan tema yang ditentukan. Tim Counting Sheep mengangkat tema โDrainase: Ke Mana Air Mengalir?โ dengan menyoroti persoalan genangan dan banjir di Kota Batam serta kaitannya dengan pengelolaan APBD. Melalui karya videografis, ketiga siswi menganalisis data anggaran program drainase, membandingkan target dan realisasi anggaran, serta mengkaji upaya pemerintah daerah dalam menangani permasalahan tersebut. Melalui tahapan ini, tim Counting Sheep berhasil masuk dalam enam tim terbaik kategori SMA dan lolos ke babak final nasional.
Untuk memperkuat kajian, tim melakukan pendalaman informasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam. Tim juga mengangkat studi kasus di SMPN 28 Batam dan menawarkan gagasan solusi melalui konsep SIGAP (Saluran Terjaga, Genangan Teratasi), yang menekankan pentingnya pemeliharaan saluran drainase dan penanganan genangan secara berkelanjutan.
Babak Grand Final dijadwalkan berlangsung pada 20โ22 Oktober 2026 di Aula Nagara Dana Rakca, Gedung Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta. Pada tahap ketiga ini, para finalis akan mengikuti presentasi karya videografis dan kompetisi cerdas cermat untuk menunjukkan kemampuan analisis, penguasaan materi, kreativitas, serta keterampilan dalam menyampaikan gagasan mengenai peran APBN dan APBD dalam pembangunan daerah.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian membanggakan bagi MAN Insan Cendekia Kota Batam. Semoga Zahra, Janeeta, dan Kayla dapat memberikan hasil terbaik pada babak final serta terus mengembangkan kemampuan riset, analisis, dan kreativitas dalam menghadirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat. (Tim Humas MAN Insan Cendekia Kota Batam)

















