BATAM (Kemenag) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Batu Aji yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Batam, H. Mardianto, menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Batam, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Hotel Wyndham Panbil tersebut mengusung tema "Sinergi dan Kolaborasi untuk Memperkuat Layanan Re-integrasi yang Berkelanjutan".

FGD ini digelar sebagai sarana memperkuat koordinasi, kemitraan, serta komitmen lintas instansi dalam mendukung proses re-integrasi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan agar dapat kembali diterima dan berperan aktif di tengah masyarakat secara berkelanjutan.

Disampaikan oleh  H. Mardianto Ia menekankan pentingnya peran bimbingan keagamaan dan penyuluhan moral dalam mengawal proses pendampingan warga binaan.

"Pendampingan dari sisi spiritual dan keagamaan menjadi pondasi penting agar proses re-integrasi warga binaan ke tengah masyarakat dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara Kementerian Agama, khususnya melalui peran Penyuluh Agama, dengan Bapas Kelas II Batam sangat strategis untuk terus ditingkatkan," ujar H. Mardianto ditemui di sela- sela kegiatan 

Melalui forum ini, diharapkan tercipta langkah konkret serta jaringan kerja sama yang lebih solid antar-instansi dalam memberikan pelayanan re-integrasi sosial yang optimal di Kota Batam.