MTsN 1 Batam (Kemenag Batam) --- Dalam rangka memaknai semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, MTsN 1 Batam menggelar talkshow bersama Radio Republik Indonesia (RRI) pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula MTsN 1 Batam ini mengusung tema “Refleksi Hari Kemerdekaan, Merdeka Belajar, dan Merdeka Berinovasi”. Talkshow menjadi ruang diskusi inspiratif bagi warga madrasah, khususnya peserta didik, untuk memahami makna kemerdekaan dalam dunia pendidikan.

Talkshow tersebut menghadirkan Dra. Khairina, M.Pd. selaku Kepala MTsN 1 Batam, Kasmuri, S.Pd. selaku Mentor Program IBB MTsN 1 Batam, dan Dewi Zulpikah, S.Pd. selaku Koordinator Program Bakat Minat MTsN 1 Batam. Kegiatan dipandu oleh Bedi Prabu selaku host RRI dan diikuti oleh para peserta didik yang antusias menyimak jalannya diskusi.

Dalam talkshow tersebut, para narasumber membahas bagaimana semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui pendidikan yang memberikan ruang kepada peserta didik untuk berkembang sesuai potensi, minat, dan bakat masing-masing. Konsep merdeka belajar tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan dalam belajar, tetapi juga sebagai kesempatan bagi peserta didik untuk mengeksplorasi kemampuan, berkarya, dan menghasilkan berbagai inovasi.

Dra. Khairina, M.Pd. menyampaikan bahwa madrasah memiliki peran penting dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Setiap peserta didik memiliki kemampuan dan keunikan masing-masing sehingga pendidikan perlu memberikan kesempatan yang luas agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.

“Merdeka belajar memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengenali dan mengembangkan potensi dirinya. Melalui program minat dan bakat yang ada di madrasah, kami berupaya agar setiap potensi anak dapat terakomodasi dengan baik dan mereka memiliki ruang untuk berinovasi sesuai dengan kemampuan serta minatnya.”

Hal tersebut turut diperkuat oleh Kasmuri, S.Pd. selaku Mentor Program IBB MTsN 1 Batam. Ia mengapresiasi keberagaman bakat dan potensi yang dimiliki peserta didik MTsN 1 Batam. Menurutnya, peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang akademik, tetapi juga menunjukkan keberanian dan kesiapan untuk tampil di berbagai kegiatan.

“Bersyukur, Pak Bedi, ternyata anak-anak MTs ini mempunyai bakat yang luar biasa, potensi yang luar biasa. Betul kata Bu Dewi dan Kepala Sekolah, untuk mencari MC dadakan mereka semua sudah siap tampil,” ujar Kasmuri.

Sementara itu, Dewi Zulpikah, S.Pd. selaku Koordinator Program Bakat Minat MTsN 1 Batam menjelaskan perjalanan awal lahirnya Program IBB (Ilmu Bahasa dan Budaya) yang menjadi salah satu wadah pengembangan potensi peserta didik. Menurutnya, program tersebut berawal dari proses mengamati, meniru, dan memodifikasi program serupa yang diterapkan di salah satu sekolah di Pulau Jawa pada awal tahun 2023.

“Program IBB ini awalnya bermula dari amati, tiru, dan modifikasi. Awal tahun 2023, kami melihat salah satu program di Pulau Jawa yang namanya public speaking. Di sana program tersebut bukan program kelas, tetapi program ekstrakurikuler. Namun, pada pimpinan terdahulu pernah menjadi program kelas, kemudian kami modifikasi menjadi namanya Ilmu Bahasa dan Budaya,” jelas Dewi.

Dalam perkembangannya, program IBB tidak hanya berfokus pada kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga mengenalkan dan melestarikan budaya Melayu. Salah satu budaya yang dikembangkan adalah pantun, sehingga peserta didik dapat mengasah kemampuan berkomunikasi sekaligus mengenal kekayaan budaya daerah.

“Budaya yang diajarkan di sini adalah budaya Melayu, yaitu pantun. Awalnya juga berangkat dari keresahan guru-guru karena cukup sulit mengajak siswa-siswi untuk mau tampil. Tetapi alhamdulillah, semenjak ada program minat dan bakat, mereka semua sudah berani tampil dan bertempur,” ujar Dewi.

Keberadaan program minat dan bakat tersebut menjadi salah satu bentuk nyata penerapan merdeka belajar di MTsN 1 Batam. Peserta didik diberikan kesempatan untuk mencoba berbagai hal, berlatih, tampil di depan umum, serta mengembangkan kemampuan sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Dengan demikian, proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung.

Kegiatan talkshow yang berlangsung di Aula MTsN 1 Batam ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta didik untuk melihat bahwa keberanian, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi merupakan bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Antusiasme peserta didik selama kegiatan menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan melalui berbagai program yang disediakan madrasah.

Melalui talkshow bertema “Refleksi Hari Kemerdekaan, Merdeka Belajar, dan Merdeka Berinovasi”, MTsN 1 Batam menegaskan komitmennya untuk terus memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan potensi dan bakat. Semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kemerdekaan untuk belajar, berani tampil, mengembangkan bakat, melestarikan budaya, berkarya, dan menciptakan inovasi bagi masa depan.