Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, KUA Bengkong Ikuti Diskusi Bersama Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf

Suasana saat Diskusi dan Foto Bersama usai Diskusi

Bengkong (Kemenag Batam) – H. Luqman Hakim, M.Pd., hadir mewakili Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong dalam acara diskusi interaktif bersama stakeholder zakat dan wakaf se-Kota Batam yang digelar di Wisma hotel PIH Batam Center, pada Sabtu, 24 Januari 2026. Pertemuan strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara jajaran KUA, lembaga pengelola zakat, dan nazhir wakaf dalam mengoptimalkan potensi ekonomi umat di wilayah Kepulauan Riau. Kehadiran perwakilan KUA Bengkong ini menegaskan komitmen instansi tingkat kecamatan dalam mendukung program nasional pemberdayaan aset keagamaan.

Diskusi ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. H. Haryono Abdul Ghofur, M.Pd., yang menjabat sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI. Dalam paparannya, Prof. Haryono menekankan pentingnya transformasi pengelolaan zakat dan wakaf dari pola tradisional menuju pola produktif yang lebih modern. Ia menggarisbawahi bahwa Batam memiliki potensi besar sebagai pusat percontohan tata kelola wakaf uang dan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid yang dapat berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan.

Dalam kutipan materinya, Prof. Haryono menyampaikan bahwa literasi masyarakat terhadap wakaf perlu ditingkatkan agar tidak hanya terpaku pada aset tidak bergerak seperti tanah makam atau masjid. "Zakat dan wakaf harus menjadi instrumen inklusi keuangan sosial Islam yang nyata. Kita perlu mendorong digitalisasi pelaporan dan transparansi agar kepercayaan muzzaki serta wakif terus meningkat, sehingga dana yang terhimpun dapat dikelola secara profesional untuk kesejahteraan umat secara berkelanjutan," ujar Prof. Haryono di hadapan para peserta.

H. Luqman Hakim, M.Pd., menyambut positif arahan tersebut dan menyatakan siap mengimplementasikan poin-poin diskusi di tingkat Kecamatan Bengkong. Menurutnya, KUA memiliki peran vital sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi dan layanan administrasi wakaf kepada masyarakat. Sinergi dengan stakeholder di Kota Batam diharapkan dapat mempermudah sertifikasi tanah wakaf serta pengawasan distribusi zakat agar lebih tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan di wilayah kerja KUA Bengkong.

Kegiatan diskusi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dinamis antara para praktisi di lapangan dengan pihak kementerian. Melalui pertemuan ini, diharapkan muncul inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan dana sosial keagamaan yang lebih akuntabel. H. Luqman Hakim berharap hasil dari diskusi bersama Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf ini menjadi momentum bagi seluruh stakeholder di Batam untuk bergerak lebih masif dalam menggaungkan gerakan zakat dan wakaf produktif. (Humas KUA Bengkong)

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI