Batam (Kemenag) — Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Beduk, Subur, bersama Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sagulung, Asril Arif, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam, Selasa (13/10/2026).

Untuk memaksimalkan pembinaan, para warga binaan dibagi menjadi dua kelompok belajar:

1. Kelompok Pertama: Membangun Kebahagiaan dan Kedamaian Jiwa

Kelompok pertama dibimbing oleh Subur dengan mengusung tema "Tips Bahagia Dunia dan Akhirat". Sesi ini berlangsung hangat dengan adanya diskusi interaktif dan tanya jawab seputar ajaran agama serta pemaknaan kehidupan.


Dalam penyampaiannya, Subur menekankan pentingnya rasa syukur dan penerimaan diri dalam kondisi apa pun.

"Bahagia itu letaknya di dalam hati yang bersyukur dan tenang, bukan pada tempat di mana kita berada saat ini. Kebahagiaan dunia dan akhirat bisa diraih ketika kita menjadikan setiap cobaan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak kita," ujar Subur di sela-sela kegiatannya.

2. Kelompok Kedua: Pelatihan Seni Tilawah Al-Qur'an

Sementara itu, kelompok kedua dibimbing oleh Asril Arif yang fokus memberikan pembekalan materi pelatihan seni tilawah Al-Qur'an guna meningkatkan kualitas bacaan dan kecintaan warga binaan terhadap Al-Qur'an.

Asril Arif menyampaikan bahwa Al-Qur'an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga dihayati keindahannya agar membawa kedamaian.

"Seni tilawah bukan sekadar memperindah lantunan suara, melainkan bentuk penghayatan kita terhadap keagungan ayat-ayat Allah. Kami berharap melalui pelatihan ini, para warga binaan dapat lebih bersemangat berinteraksi dengan Al-Qur'an dan menjadikan lantunan kalam Ilahi ini sebagai pengobat rindu serta penyejuk hati," ungkap Asril Arif.

Kegiatan bimbingan kerohanian ini berlangsung dengan lancar dan khidmat. Melalui sinergi antar-KUA ini, diharapkan para warga binaan mendapatkan bekal spiritual yang kuat, kedamaian hati, serta keahlian positif yang bermanfaat baik selama masa pembinaan maupun ketika kembali ke tengah masyarakat kelak.