Penyelenggara Buddha Batam Hadiri Doa Kesejahteraan dan Penyalaan 20.000 Pelita di Vihara Widya Dharma

Penyelenggara Buddha Batam Hadiri Doa Kesejahteraan dan Penyalaan 20.000 Pelita di Vihara Widya Dharma

Batam (Kemenag) — Penyelenggara Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., M.Pd. beserta jajaran menghadiri dan berpartisipasi dalam kegiatan Doa Kesejahteraan dan Keselamatan serta Penyalaan 20.000 Pelita yang diselenggarakan oleh Vihara Widya Dharma, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan sakral yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati 20 tahun masa Vassa YM. Nyanavira Mahathera, serta menjadi momentum spiritual penting bagi umat Buddha di Kota Batam dan sekitarnya.

Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan pelafalan doa dan puja bakti bersama. Suasana vihara dipenuhi lantunan paritta yang menenangkan batin, mengiringi pelaksanaan Ba Shi Ba Fo dan Gong Fo. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama sebagai wujud kebersamaan dan keharmonisan antarumat, sebelum memasuki sesi pelafalan Ta Pei Cou sebanyak 100 kali pada siang hingga sore hari.

Memasuki malam hari, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan pelafalan Ta Pei Cou sebanyak 8 kali serta pelafalan 10 Dharani. Puncak acara ditandai dengan penyalaan 20.000 pelita yang menerangi area vihara, menciptakan suasana penuh keheningan, keindahan, dan kekhusyukan. Cahaya ribuan pelita tersebut menjadi simbol terang kebijaksanaan yang menyingkirkan kegelapan batin.

Penyalaan pelita dimaknai sebagai wujud doa dan harapan bagi kesejahteraan, keselamatan, dan kedamaian semua makhluk. Pelita-pelita itu dipersembahkan kepada Para Buddha dan Bodhisattva, sekaligus menjadi sarana menumbuhkan nilai-nilai welas asih, cinta kasih, dan kebajikan dalam kehidupan bermasyarakat. Momentum ini juga mengajak umat untuk merefleksikan pentingnya menerangi batin dengan kebajikan di tengah tantangan kehidupan modern.

Kehadiran Penyelenggara Buddha Batam dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan dan penguatan kehidupan beragama Buddha, sekaligus mempererat sinergi antara lembaga keagamaan dan umat. Melalui kegiatan ini, umat diajak untuk terus menabur kebajikan melalui praktik dana (kemurahan hati), sila (moralitas), dan bhavana (pengembangan batin) sebagai fondasi kehidupan yang harmonis.

Panitia pelaksana juga membuka kesempatan bagi umat dan simpatisan untuk berdana secara sukarela melalui pelita penerangan. Dana yang terkumpul diharapkan dapat menjadi ladang kebajikan bagi para donatur serta mendukung keberlanjutan kegiatan keagamaan di Vihara Widya Dharma. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, tertib, dan sarat makna spiritual, dengan harapan membawa berkah, kedamaian, dan kesejahteraan bagi semua makhluk.
Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI