MTsN 3 Batam (Kemenag Batam) — Sebagai bentuk implementasi nyata dari Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang telah disepakati sebelumnya, MTs Negeri 3 Kota Batam secara resmi menerima mahasiswa Program Praktik Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dari Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Kepulauan Riau. 

Prosesi penyerahan dan penyambutan mahasiswa tersebut berlangsung secara khidmat pada hari Selasa, 15 September 2026. Kerja sama strategis ini dirancang untuk mengintegrasikan teori akademis perguruan tinggi dengan praktik keguruan di institusi madrasah. Melalui program PLP ini, para mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis Al-Qur'an dan tahfidz di MTs Negeri 3 Kota Batam.

Dalam sambutannya, Kepala MTs Negeri 3 Kota Batam Ernawati, M.Pd., menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan menegaskan komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas calon pendidik. "Kami menyambut hangat kedatangan para mahasiswa PLP dari STIQ Kepri. Sinergi ini merupakan langkah konkret dalam mencetak generasi pendidik yang tidak hanya kompeten secara pedagogis, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak dan pemahaman Al-Qur'an yang kuat. Kami siap memfasilitasi dan membimbing mereka agar siap menghadapi dunia pendidikan yang sesungguhnya," ujar Kepala MTs Negeri 3 Kota Batam.

Senada dengan hal tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Musriyadi, M.Pd., dari STIQ Kepri menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pihak madrasah dalam menyukseskan program kerja sama ini. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada MTs Negeri 3 Kota Batam atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa kami. Melalui praktik lapangan ini, kami berharap mahasiswa dapat menyerap pengalaman langsung dan menerapkan keilmuan mereka demi kemajuan bersama, sekaligus memperkokoh hubungan kemitraan antarlembaga yang telah terjalin," ungkap Dosen Pembimbing STIQ Kepri.

Acara penyerahan ini dihadiri oleh unsur pimpinan MTs Negeri 3 Kota Batam, dosen pembimbing dari STIQ Kepri, guru pamong, dan staf kurikulum MTs Negeri 3 Kota Batam. Seluruh pihak optimis program ini akan berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kedua institusi. (SN)