BATAM (Kemenag) – Perwakilan Penyuluh Lintas Agama Kantor Kementerian Agama Kota Batam melaksanakan kegiatan penyuluhan kelompok secara kolaboratif pada Rabu, 10 Juni 2026, pukul 08.00 WIB s.d. selesai, bertempat di RSUD Embung Fatimah, Jl. Letjen Soeprapto Blok D 1-9, Batu Aji, Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian sosial kepada pasien, keluarga pasien, serta masyarakat yang berada di lingkungan rumah sakit. Melalui kolaborasi lintas agama, para penyuluh hadir untuk memberikan penguatan moral, spiritual, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kerukunan.
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, memperkuat keimanan sesuai ajaran agama masing-masing, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat. Materi yang disampaikan menekankan bahwa setiap individu memiliki peran untuk menghadirkan kedamaian, pengharapan, dan semangat hidup, khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit akibat kondisi kesehatan maupun persoalan kehidupan lainnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Kehadiran para penyuluh lintas agama memberikan semangat serta rasa nyaman bagi pasien dan keluarga yang sedang menjalani perawatan. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antarumat beragama, meningkatnya kepedulian sosial, serta tumbuhnya semangat kebersamaan dalam membangun masyarakat Kota Batam yang rukun, moderat, dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Penyuluh Lintas Agama Kantor Kementerian Agama Kota Batam menyampaikan bahwa kegiatan kolaboratif ini merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan pelayanan kepada masyarakat. Para penyuluh berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga nilai-nilai toleransi, kerukunan, kepedulian, dan persaudaraan semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang membutuhkan dukungan moral dan spiritual.

















