
Kehadiran KUA Bengkong di Acara Haul Akbar XVI
Bengkong (Kemenag Batam) --- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan syiar Islam dengan menghadiri sekaligus menyosialisasikan acara Haul Akbar XVI Kota Batam. Perhelatan religius tahunan ini berlangsung khidmat pada hari Ahad, 28 Desember 2025, bertempat di halaman Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Center. Kehadiran jajaran KUA Bengkong menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antarinstansi keagamaan dengan masyarakat luas.
Acara yang dimulai sejak pagi hari ini diperkirakan dihadiri oleh sekitar 5.000 jamaah yang datang dari berbagai penjuru Kota Batam. Lantunan selawat dan doa bersama menggema di kawasan alun-alun, menciptakan suasana spiritual yang mendalam. KUA Bengkong menilai momentum ini sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah serta mengenang jasa para tokoh agama dan leluhur yang telah berkontribusi bagi syiar Islam di tanah Bunda Tanah Melayu.
Kepala KUA Bengkong, H. Alikek, S.Ag., menyampaikan bahwa partisipasi aktif dalam Haul Akbar ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program-program keagamaan pemerintah kota. Selain menghadiri prosesi zikir, pihak KUA juga memanfaatkan momen ini untuk berinteraksi langsung dengan warga, memberikan teladan mengenai pentingnya menjaga tradisi keagamaan yang positif di tengah modernitas kota. Kehadiran ribuan jamaah menjadi bukti bahwa semangat religiusitas warga Batam tetap terjaga dengan sangat baik.
Masjid Agung Raja Hamidah yang menjadi pusat lokasi acara tampak dipadati oleh lautan manusia yang mengenakan pakaian serba putih. Meski jumlah massa mencapai ribuan, acara tetap berlangsung tertib dan khusyuk. Panitia bersama tokoh lintas sektor memastikan seluruh rangkaian haul, mulai dari pembacaan tahlil hingga ceramah agama, dapat diikuti dengan nyaman oleh seluruh lapisan masyarakat yang hadir memenuhi halaman masjid.
Melalui syiar ini, KUA Bengkong berharap semangat Haul Akbar XVI dapat menjadi energi positif bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri dan pemersatu umat. Penutupan acara ditandai dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan Kota Batam agar tetap menjadi kota yang madani dan kondusif. (Humas KUA Bengkong)