BATAM (Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, H. Budi Dermawan, secara resmi membuka Rapat Laporan Tahunan Buku 2026 Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Depag Batam. Kegiatan ini diselenggarakan sekaligus dengan agenda Pemilihan Ketua Baru KPRI Depag Batam Periode 2026–2029.
Dalam sambutannya, H. Budi Dermawan menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang transparan, profesional, serta memiliki arah program yang jelas. Ia mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk senantiasa menjalankan roda organisasi sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Koperasi yang baik adalah yang transparan dan jelas programnya. Mari main sesuai aturan dan jaga kerja sama. Jangan sampai terjadi perpecahan di antara sesama anggota. Koperasi itu ajang kebaikan, bukan ajang perpecahan. Mari kita majukan koperasi kita bersama-sama sehingga bisa membanggakan Dinas Koperasi," tegas Kakankemenag.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kabid Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi Dinas Koperasi Kota Batam, Pandlisono. Dalam arahannya, ia menyoroti masih banyaknya anggota yang belum merasa bangga menjadi bagian dari koperasi, padahal potensi pengembangannya sangat besar.
Untuk memperkuat perannya di masa depan, Pandlisono mendorong KPRI Depag Batam agar berani mengambil langkah strategis, salah satunya melalui perluasan kemitraan bisnis.
Peluang Kemitraan: KPRI Depag Batam disarankan untuk menjalin kerja sama dengan Indogrosir guna memperluas unit usaha.
Dukungan Pemerintah: Dinas Koperasi Kota Batam menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dan menghubungkan KPRI Depag Batam dengan Koperasi Merah Putih.
Magdalena Silfia Terpilih Sebagai Ketua Baru
Pada puncaknya, agenda dilanjutkan dengan proses pemilihan pengurus baru. Dari hasil musyawarah dan pemungutan suara, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Kasi PAKIS) Kemenag Kota Batam, Magdalena Silfia, akhirnya resmi terpilih sebagai Ketua KPRI Depag Batam Periode 2026–2029.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru ini, KPRI Depag Batam diharapkan semakin solid, transparan, dan mampu membawa dampak ekonomi yang lebih sejahtera serta nyata bagi seluruh anggotanya.

















