Batam ( Kemenag ) — Kantor Kementerian Agama Kota Batam kembali melaksanakan program Subuh Keliling (Suling) sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membangun masyarakat yang berakhlak mulia. Kegiatan kali ini dilaksanakan pada Ahad, 9 Agustus 2026, di Masjid Baitul ‘Amal, Perumahan Taman Marchelia, Kota Batam.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Batam, para Kepala KUA dari 12 kecamatan, pegawai Kementerian Agama, serta Penyuluh Agama Islam (IPARI) Kota Batam.
Turut hadir Ketua DKM Masjid Baitul ‘Amal Ir. Yusuf Ahmad, Imam Masjid, Ahmad Jamzuri Saud, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Aman, S.Pd., MM., Ketua RT 03 Arma Gunara, S.H., serta Ketua Majelis Taklim Shofwatun Nisa’ Siti Nur Latifah, S.Pd.I., bersama jamaah dan masyarakat sekitar.
Suling sebagai Sarana Silaturahmi
Rangkaian kegiatan diawali dengan shalat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an dan dzikir, tausiah, serta silaturahmi dan kebersamaan antara jajaran Kementerian Agama, pengurus masjid, tokoh masyarakat, majelis taklim, dan jamaah.
Tausiah disampaikan oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Batam, H. Adamrin, S.Ag., M.H.
Dalam tausiyahnya, H. Adamrin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus Masjid Baitul ‘Amal yang telah menerima pelaksanaan program Subuh Keliling.
Ia menjelaskan bahwa Suling bukan hanya menjadi sarana untuk melaksanakan ibadah Subuh secara berjamaah, tetapi juga merupakan media silaturahmi antara Kementerian Agama dengan masyarakat sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi masjid, baik dari sisi bangunan maupun kegiatan keagamaan yang dilaksanakan.
“Subuh Keliling ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus melihat secara langsung kondisi masjid, baik kondisi bangunan maupun kegiatan keagamaan yang ada di dalamnya,” ungkap H. Adamrin.
Mengajak Jamaah Bermuhasabah
Dalam tausiahnya, H. Adamrin juga mengajak jamaah untuk senantiasa mengisi hari-hari dengan berbagai kegiatan yang baik dan bermanfaat sebagai bagian dari ikhtiar mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Ia mengingatkan bahwa waktu yang diberikan Allah SWT harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah, berbuat baik, meningkatkan kualitas diri, serta memberikan manfaat kepada keluarga dan masyarakat.
Tausiah juga diisi dengan pesan tentang muhasabah, yakni melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap diri sendiri.
Melalui muhasabah, setiap Muslim diajak untuk melihat kembali amal dan perbuatannya, memperbaiki kekurangan, meninggalkan kesalahan, serta meningkatkan amal kebaikan sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.
Kemenag Salurkan Mushaf Al-Qur’an dan Santunan Anak Yatim
Selain kegiatan ibadah dan tausiah, Subuh Keliling di Masjid Baitul ‘Amal juga diisi dengan kegiatan sosial. Kementerian Agama Kota Batam memberikan bantuan berupa Mushaf Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Baitul ‘Amal sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kegiatan keagamaan dan syiar Al-Qur’an di lingkungan masjid.
Pada kesempatan yang sama, Kementerian Agama Kota Batam juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Pemberian santunan ini menjadi wujud kepedulian dan perhatian terhadap anak yatim sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.
H. Adamrin berharap bantuan Mushaf Al-Qur’an dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pengurus dan jamaah dalam berbagai kegiatan pembelajaran, tilawah, serta syiar Al-Qur’an di Masjid Baitul ‘Amal.
Sementara santunan anak yatim diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus belajar, beribadah, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Perkuat Sinergi Kemenag dan Masyarakat
Melalui program Subuh Keliling, Kemenag Kota Batam terus mendorong terbangunnya komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, pengurus masjid, penyuluh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim, dan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah Subuh berjamaah, tetapi juga menjadi momentum untuk memakmurkan masjid, memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun masyarakat Kota Batam yang religius dan berakhlak mulia.
Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Baitul ‘Amal Taman Marchelia kemudian ditutup dengan doa dan silaturahmi bersama.
“Merajut Kebersamaan, Menguatkan Ukhuwah, Membangun Masyarakat Berakhlak Mulia.”(Bimas Islam)

















