Batam ( Kemenag ) — Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, beserta jajaran menghadiri kegiatan Buddhayana Run 2026 mengusung tema "Stronger In Diversity" yang diselenggarakan di kawasan Batam Centre pada Minggu, 19 Juli 2026.
Kegiatan lari sejauh 5 kilometer ini berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan masyarakat sebagai wujud semangat hidup sehat, persaudaraan, dan kebersamaan dalam keberagaman.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Nenny Dwiyanna Nyanyang (Istri Wakil Gubenur Kepulauan Riau), Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Asmin Patros, Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Kodo Eko Prayogo, serta Keluarga Besar Buddhayana Indonesia.
Kehadiran para tokoh dan peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat persatuan melalui kegiatan yang memadukan olahraga, nilai-nilai kemanusiaan, dan semangat kebangsaan.
Dalam sambutannya, Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Kodo Eko Prayogo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan Buddhayana Run 2026. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat tali persaudaraan serta membangun kehidupan masyarakat yang sehat, rukun, dan harmonis.
"Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus terus kita rawat bersama. Melalui semangat Stronger In Diversity, mari kita jadikan perbedaan sebagai sumber persatuan, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan kepedulian antarsesama. Saya berharap nilai-nilai kebersamaan yang terbangun hari ini dapat terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari," ujar Kodo Eko Prayogo.
Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Buddhayana Run sebagai salah satu kegiatan positif yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan masyarakat dalam kegiatan semacam ini menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, dan persaudaraan dapat diwujudkan melalui aksi yang sederhana namun berdampak luas.
Melalui penyelenggaraan Buddhayana Run 2026, diharapkan semangat persatuan, sportivitas, dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat Kota Batam. Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang memperkuat kerukunan umat beragama, membangun kebersamaan, serta mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, harmonis, dan berdaya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

















