BATAM (Kemenag) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Batam melaksanakan kegiatan penyuluhan kelompok bersama dengan mengangkat tema “Berbalik dan Bertobat” pada Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 09.30 WIB s.d. selesai, bertempat di LAPAS KLS IIA BATAM, Jl. Trans Barelang, Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan ini ditujukan bagi warga binaan sebagai bagian dari pembinaan rohani untuk memberikan penguatan iman, membangun kesadaran diri, serta menumbuhkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Dalam penyuluhan tersebut, para penyuluh mengajak warga binaan untuk memahami bahwa pertobatan merupakan sebuah proses perubahan hidup yang dimulai dari kesadaran, pengakuan, dan kemauan untuk kembali kepada jalan Tuhan. Masa lalu tidak harus menjadi akhir dari kehidupan seseorang. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Melalui firman Tuhan, doa, dan refleksi diri, peserta diajak meninggalkan kebiasaan yang tidak baik, memperbaiki hubungan dengan Tuhan dan sesama, serta membangun komitmen untuk menjalani kehidupan dengan nilai kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan pengharapan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, terbuka, dan penuh refleksi. Para warga binaan diharapkan mampu menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk melakukan perubahan positif, memperkuat iman, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah keluarga serta masyarakat. Jaluansen Saragih, S.Th, salah seorang Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Batam, menyampaikan, “Jangan melihat masa lalu sebagai alasan untuk berhenti berharap. Pertobatan memberi kita kesempatan untuk berbalik dan memilih jalan yang baru. Selama kita masih diberi kesempatan untuk hidup, selalu ada ruang untuk berubah, memperbaiki diri, dan kembali kepada Tuhan.”

















