BATAM (Kemenag) β€” Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan dan keharmonisan keluarga melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, bertempat di Balai Nikah KUA Kecamatan Bengkong.

Bimbingan dipandu oleh Pegawai KUA Bengkong, Imam Choirudin, S.Pd.I. Kegiatan dikemas secara interaktif dengan tujuan memberikan bekal pengetahuan keagamaan, kesiapan mental, serta pemahaman tentang kehidupan berumah tangga kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan pernikahan.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban sejak awal. Untuk mencairkan suasana sekaligus membangun semangat peserta, Imam Choirudin mengajak seluruh calon pengantin mengikuti β€œTepuk Sakinah”. Kegiatan ice breaking tersebut mendapat respons positif dari peserta dan membuat suasana pembinaan menjadi lebih santai, akrab, dan komunikatif.

Bimwin kali ini diikuti oleh lima pasang calon pengantin. Sebagai langkah awal untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, kegiatan diawali dengan pre-test yang terdiri atas 10 soal, berupa pilihan ganda dan esai singkat. Materi tersebut dirancang untuk mengukur pengetahuan awal peserta mengenai prinsip-prinsip dasar kehidupan rumah tangga dalam perspektif Islam.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pembahasan mengenai sejumlah materi penting yang menjadi bekal dalam membangun keluarga. Materi tersebut meliputi adab dalam berumah tangga, rukun nikah, hal-hal yang dapat merusak keharmonisan pernikahan, doa dan ibadah harian, hukum bersuci (thaharah), serta upaya mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Penyampaian materi berlangsung secara dialogis. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya, menyampaikan pengalaman, serta mendiskusikan berbagai persoalan yang berpotensi muncul dalam kehidupan rumah tangga. Dengan metode tersebut, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diarahkan untuk memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di antara lima pasangan peserta, terdapat pasangan Parsulian dan Putri yang memiliki kisah menarik. Putri merupakan seorang mualaf yang baru memeluk agama Islam sekitar satu bulan. Meski masih tergolong baru dalam mengenal dan mempelajari ajaran Islam, Putri menunjukkan antusiasme dan semangat belajar yang tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian Bimwin.

Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam proses persiapan mereka menuju kehidupan berumah tangga. Putri menyatakan kesiapan untuk terus belajar dan memahami nilai-nilai keislaman sebagai bekal dalam membangun keluarga yang berlandaskan ajaran agama.

Melalui kegiatan Bimwin ini, KUA Kecamatan Bengkong berharap seluruh calon pengantin mampu memahami hak dan kewajiban masing-masing dalam rumah tangga serta memiliki kesiapan secara agama, mental, dan sosial sebelum memasuki kehidupan pernikahan.

Bimbingan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sekaligus membekali pasangan calon pengantin agar mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab, kesabaran, dan komitmen.

Dengan pembekalan yang baik sejak sebelum pernikahan, KUA Kecamatan Bengkong terus berupaya berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, bahagia, dan langgeng, serta memperoleh keberkahan dunia dan akhirat. (Humas KUA Bengkong)