Batam (Kemenag) — Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Adamrin, bersama jajaran Bimas Islam yang terdiri dari Yendra Yepi, Anissa Affiaty, dan M. Fardiasyah, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Belakang Padang pada Rabu (19/8/2026).

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk memastikan kualitas tata kelola administrasi serta pelayanan keagamaan di wilayah pesisir tersebut tetap berjalan optimal.

Kedatangan tim monev Bimas Islam disambut hangat oleh Kepala KUA Belakang Padang, Abdul Majid, beserta jajaran stafnya. Abdul Majid menyambut baik pelaksanaan monev ini sebagai media pembinaan dan evaluasi demi meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat Belakang Padang.

Dalam peninjauannya, Adamrin menegaskan pentingnya kerapian administrasi dan kesiapan pelayanan KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama di tengah masyarakat.

"Monev ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya kita untuk memastikan bahwa masyarakat di wilayah kepulauan mendapatkan hak pelayanan keagamaan yang sama kualitasnya, baik dari segi akurasi data di SIMKAH maupun kelayakan fasilitasnya. Kita ingin memastikan administrasi tertib dan pelayanan publik berjalan transparan serta akuntabel," ujar Adamrin di sela-sela kegiatan.


Dalam kegiatan tersebut, tim Bimas Islam memfokuskan pemantauan pada tiga agenda utama:

Administrasi Nikah dan Rujuk (NR): Memeriksa keabsahan dokumen permohonan kehendak nikah, kerapian pencatatan register, serta ketepatan input data pada Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) guna menjamin validitas data kependudukan keagamaan.

Program Bimbingan Keagamaan: Evaluasi efektivitas pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi para calon pengantin, sekaligus mengoptimalkan peran serta jangkauan Penyuluh Agama Islam di wilayah kepulauan.

Kesiapan Sarana dan Prasarana: Penilaian kelayakan serta kesiapan fasilitas kantor KUA Belakang Padang demi menunjang kenyamanan dan kelancaran masyarakat yang membutuhkan layanan keagamaan.

Melalui kegiatan monev ini, Adamrin berharap KUA Belakang Padang dapat terus meningkatkan ketelitian administrasi dan standar pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat merasakan layanan keagamaan yang cepat, akurat, dan berkualitas.