Batam (Kemenag) — Pengawas PAK Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Minta Minaria, menghadiri kegiatan ibadah Budi Pekerti bagi siswa dan guru SMP Kota Batam yang digelar pada Jumat, 25 September 2026, bertempat di GPI Tembesi Barelang. Kegiatan ibadah budi pekerti ini turut dihadiri oleh Penyelenggara Pendidikan Agama Kristen Kantor Kemenag Kota Batam, Johannes Hamonangan.
Di sela -sela kegiatan Minta Minaria menyampaikan pesan agar para peserta benar-benar memahami arti serta manfaat dari budi pekerti secara mendalam. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh hanya dianggap sebagai rutinitas atau sekadar pertemuan formal belaka.
"Budi pekerti yang senantiasa dilakukan merupakan modal utama dalam pembentukan karakter. Pembentukan karakter sendiri adalah upaya membangun fondasi moral, integritas, dan perilaku yang bertanggung jawab," ujar Minta Minaria.
Empat Manfaat Utama Budi Pekerti
Lebih lanjut, Pengawas PAK SMP ini memaparkan empat manfaat krusial dari penerapan budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari:
Integritas dan Kejujuran: Sikap jujur akan menjadikan seseorang memiliki prinsip hidup yang kuat dan terpercaya di tengah masyarakat.
Menumbuhkan Rasa Tanggung Jawab: Membentuk kesadaran individu untuk menjalankan kewajiban dengan baik dan dapat diandalkan.
Meningkatkan Empati dan Kepedulian: Mengajarkan cara menghargai orang lain, semangat saling menolong, serta memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Menjadi Pengendali Diri: Memperkuat karakter moral agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh dampak negatif dari pesatnya perkembangan teknologi dan informatika.
Melalui kegiatan ini, yang juga dihadiri langsung oleh Penyelenggara Pendidikan Agama Kristen Johannes Hamonangan, diharapkan para guru dan siswa SMP di Kota Batam dapat menginternalisasi nilai-nilai luhur budi pekerti dan mengaplikasikannya secara nyata di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
























































