BATAM ( Kemenag ) – Sentuhan pembinaan karakter yang segar dan penuh warna kembali dihadirkan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam. Melalui Seksi Urusan Agama Kristen, para Penyuluh Agama Kristen menyambangi SMA Negeri 3 Batam untuk memberikan bimbingan rohani serta edukasi moral dalam kegiatan Pembinaan Budi Pekerti bagi para siswa-siswi Kristen, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga tuntas, agenda pelayanan rohani ini dikemas berbeda dari biasanya. Kehadiran para penyuluh membawa nuansa keakraban yang langsung mencairkan suasana, memberi warna baru, serta menyuntikkan kesegaran di tengah rutinitas pembinaan karakter sekolah.
Mengusung perenungan yang sangat relevan dari Kitab Amsal 4:14-19 bertajuk "Jangan Salah Pilih Jalan", ibadah dan bimbingan berlangsung penuh antusiasme dari seluruh pelajar maupun guru pendamping.
Dalam siraman rohaninya, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Batam, Rikardo Butar Butar, mengingatkan para remaja agar ekstra waspada terhadap godaan pergaulan liar, perundungan, dan gaya hidup yang menyesatkan. Rikardo menekankan bahwa remaja yang bijak harus berani menolak bujukan untuk melangkah di "jalan orang jahat dan fasik". Sebaliknya, mereka didorong untuk konsisten menapaki jalur orang benar yang dituntun oleh nilai-nilai keimanan, sehingga mampu meraih cita-cita dan mencapai tujuan hidup yang cemerlang.
Agar pesan moral mudah diserap oleh generasi Z, kegiatan tidak hanya diisi dengan ceramah satu arah, melainkan dirangkai lewat sajian interaktif. Para penyuluh menghadirkan games pembentuk kerja sama tim, sesi tanya jawab yang kritis dan terbuka, hingga penyampaian khotbah yang berlangsung menyenangkan.
Atmosfer ruang pembinaan berubah menjadi sangat hidup dan komunikatif ketika para siswa diajak mengikrarkan komitmen bersama untuk menjadi pribadi yang berintegritas, taat aturan sekolah, serta menjauhi segala bentuk perbuatan menyimpang.
Pihak pimpinan SMAN 3 Batam beserta jajaran guru mengapresiasi tinggi terobosan Kemenag Batam yang menunjukkan kepedulian dan komitmen serius terhadap generasi muda dengan menyajikan bimbingan rohani secara kreatif dan membumi. Langkah edukatif ini membuktikan bahwa pembinaan budi pekerti yang dikemas secara adaptif mampu menjadi kompas moral yang efektif dalam membentengi karakter pelajar di era modern.























































