Pembangunan Zona Integritas (ZI) terus digaungkan Kemenag Kota Batam. Perubahan demi perubahan ke arah pelayanan yang lebih baik kian ditunjukkan. Ketua Pokja Area 1 Managemen Perubahan Esther Sri Liasna dalam amanat apel pagi nya, Kamis 22 Agustus 2022 di Halaman Kantor Kemenag Kota Batam mengucapkan terima kasih kepada para pegawai atas kerjasamanya yang sudah bekerja dengan baik membuat berbagai inovasi dalam pelayanannya.
Pengawas Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kantor Kemeneterian Agama Kota Batam, Minta Minaria, Kamis (01/08) pagi sampaikan materi moderasi beragama dengan tema "Menempatkan Sikap Moderasi Beragama Dalam Konteks Indonesia" di Yayasan Visi Kudus Indonesia, Sungai Beduk, Kota Batam.
Dalam rangka merespon dan menyikapi peristiwa-peristiwa yang terjadi di Kota Batam akhir-akhir ini, seperti judi online dan bunuh diri di jembatan Barelang dan lain sebagainya. Sehingga memerlukan perhatian khusus. Berkenaan dengan hal tersebut Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Batam melalui Seksi Urusan Agama Kristen (Urakris) gelar Koordinasi/Diskusi bersama Pengurus persekutuan hamba-hamba Tuhan, Ormas Kristen, Lembaga AgamaAgama dan Keagamaan Kristen di Aula Fauzi Mahbub lantai
" Esther Sri Liasna, S.Si. berpesan Kita harus mengambil langkah dalam merawat paham keagamaan di Kota Batam yang moderat, aktif berpartisipasi dalam ruang spiritualitas umat, dan memenangkan ajaran atau paham keagamaan yang benar. Dalam keberagaman ini, mari kita saling mendengarkan, saling menghormati, dan bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang harmonis, sehingga kita bisa menghargai perbedaan agama, menghargai kearifan lokal” tuturnya.
"ia berpesan Kita harus mengambil langkah dalam merawat paham keagamaan di Indonesia yang sudah moderat, aktif berpartisipasi dalam ruang spiritualitas umat, dan memenangkan ajaran atau paham keagamaan yang benar. Dalam keberagaman ini, mari kita saling mendengarkan, saling menghormati, dan bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang harmonis, sehingga kita bisa menghargai perbedaan agama, menghargai kearifan lokal” ungkap Jeane Marie Tulung.
Prestasi, apresiasi dan reward adalah salah satu bukti bahwa kita sudah bekerja dengan maksimal yang menghasilkan kinerja yang baik, oleh karena itu perlu kita beri penghargaan agar kita saling menghargai satu sama lain, ia juga mengingatkan kepada semua satker agar selalu bekerja melayani masyarkat dengan baik maka masyarkatlah yang akan menilai kinerja kita baik atau tidaknya.