BATAM — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan melalui implementasi program ekoteologi. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan gotong royong serta panen buah pepaya hasil kebun mandiri yang dikelola langsung oleh para pegawai KUA Kecamatan Nongsa, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kantor KUA Nongsa ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Nongsa, H. Mulyadi, S.Ag., bersama seluruh jajaran staf. Suasana kebersamaan, keakraban, dan kekeluargaan tampak jelas terjalin di antara pimpinan dan pegawai di sela-sela aktivitas bercocok tanam tersebut.

Program ekoteologi sendiri merupakan konsep yang memadukan nilai-nilai keimanan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Melalui pemanfaatan lahan di sekitar kantor menjadi kebun produktif, KUA Nongsa berupaya menggalakkan gerakan hijau sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai.

Aksi Nyata: Gotong royong merawat lingkungan kantor dan kebun produktif.

Hasil Mandiri: Panen pepaya segar dari kebun yang ditanam dan dirawat sendiri oleh pegawai.

Makna Sosial: Memupuk keakraban, kekeluargaan, dan semangat gotong royong di lingkungan kerja KUA Nongsa.

Kepala Kua Kecamatan Nongsa H. Mulyadi menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar mengisi waktu luang atau menghasilkan tanaman yang bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas internal sekaligus menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.

"Program ekoteologi ini kami galakkan agar nilai-nilai agama dan kecintaan terhadap lingkungan bisa berjalan berdampingan. Melalui kegiatan gotong royong dan merawat kebun bersama seperti ini, kita tidak hanya menjaga keasrian lingkungan kantor dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, tetapi juga mempererat rasa kekeluargaan serta kebersamaan di antara seluruh pegawai," ujar H. Mulyadi.

Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, KUA Kecamatan Nongsa berharap dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus merawat lingkungan sekitar serta memanfaatkan lahan kosong menjadi sesuatu yang produktif dan bernilai guna.