Batam (Kemenag) — Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak berbeda di ruang-ruang perawatan RSUD Embung Fatimah, Rabu (9/9/2026). Para penyuluh agama lintas agama  dari Hindu, Kristen, dan Katolik  dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam hadir di tengah-tengah para pasien untuk memberikan dukungan moral, doa, dan suntikan semangat agar lekas diberi kesembuhan.

Kehadiran para penyuluh lintas agama ini membawa angin segar bagi pasien dan keluarga yang tengah berjuang melawan sakit. Dengan mengedepankan nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan kemanusiaan, para penyuluh dari berbagai keyakinan bahu-membahu mengunjungi pasien secara bergantian sesuai dengan kebutuhan spiritual masing-masing.

Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata hadirnya Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan umat yang inklusif dan menyejukkan. Sakit sering kali menurunkan kondisi psikologis seseorang, sehingga pendampingan rohani dinilai sangat krusial untuk membangkitkan harapan positif.

Dukungan Doa Bersama: Setiap penyuluh memanjatkan doa sesuai ajaran agama masing-masing, mendoakan keselamatan, ketabahan, serta kesembuhan total bagi para pasien.

Penguatan Mental: Selain doa, mereka memberikan motivasi agar pasien tetap sabar, tabah, dan ikhlas menjalani proses pengobatan medis yang sedang ditempuh.

Simpati Lintas Iman: Aksi ini mencerminkan harmonisasi kerukunan umat beragama di Kota Batam yang kian erat dan saling menguatkan dalam situasi apa pun.

Perwakilan penyuluh lintas agama Kemenag Kota Batam mengungkapkan bahwa kunjungannya ke rumah sakit adalah panggilan kemanusiaan untuk saling menguatkan antarsesama anak bangsa, tanpa memandang latar belakang keyakinan ketika seseorang sedang diuji dengan sakit.

"Kehadiran kami di sini ingin menegaskan bahwa dalam situasi apa pun, terkhusus saat seseorang sedang diuji dengan sakit, nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan harus terus dirawat. Doa dan semangat yang kami berikan adalah bentuk kepedulian lintas iman agar para pasien dikuatkan mentalnya dan lekas diangkat penyakitnya," ujar Lilik Widyawati salah satu perwakilan penyuluh agama  HIndu Kemenag Kota Batam.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan spiritual terbukti ampuh membantu meringankan beban psikologis pasien.

"Kesehatan fisik berjalan berdampingan dengan ketenangan batin. Ketika hati pasien merasa tenang dan dikuatkan lewat doa, proses pemulihan medis yang mereka jalani di RSUD Embung Fatimah semoga akan terasa lebih ringan," tambahnya.

Pihak keluarga pasien menyambut hangat kehadiran para penyuluh agama Kemenag Batam ini. Kehadiran mereka dinilai mampu meredakan kecemasan dan memberikan ketenangan batin di tengah ujian sakit yang dihadapi.

Melalui kegiatan ini, Kantor Kemenag Kota Batam berharap sinergi dengan fasilitas pelayanan kesehatan seperti RSUD Embung Fatimah dapat terus terjalin. Langkah ini tidak hanya berfokus pada penyembuhan fisik melalui medis, tetapi juga penyembuhan batiniah melalui pendekatan spiritual yang menenangkan.