Batam (Kemenag) – Sebanyak 17 siswa kelas XII MAN Insan Cendekia Kota Batam berhasil lolos seleksi Program Madrasah Goes Abroad (MGA) 2026. Program yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini dirancang untuk mempersiapkan siswa madrasah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi luar negeri melalui pendampingan intensif dalam memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dan beasiswa.

Program Madrasah Goes Abroad (MGA) merupakan salah satu upaya strategis untuk memperkuat kesiapan siswa madrasah dalam menghadapi persaingan pendidikan global. Program ini hadir untuk menjawab sejumlah tantangan yang dihadapi siswa dalam mengakses pendidikan tinggi luar negeri, mulai dari kemampuan bahasa asing, keterbatasan informasi mengenai perguruan tinggi tujuan, hingga persiapan dokumen pendaftaran dan pencarian beasiswa.

Pada tahun 2026, program MGA menyasar siswa kelas XII tahun pelajaran 2026/2027 dari Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia di seluruh Indonesia serta sejumlah madrasah aliyah program unggulan. Melalui program ini, peserta mendapatkan pendampingan untuk mempersiapkan studi sarjana (S1) di perguruan tinggi luar negeri, dengan target universitas yang termasuk dalam 100 besar dunia berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2026.

Adapun 17 siswa MAN Insan Cendekia Kota Batam yang berhasil lolos seleksi Program MGA 2026 adalah:


Adapun tahapan Program Madrasah Goes Abroad (MGA) 2026 dimulai dengan pendaftaran peserta pada 24–31 Agustus 2026, dilanjutkan dengan seleksi dan wawancara pada 5–6 September 2026. Pengumuman hasil seleksi dilaksanakan pada 10 September 2026, kemudian peserta mengikuti orientasi program pada 11 September 2026. Selanjutnya, pelaksanaan pendampingan berlangsung pada September hingga Desember 2026.  

Dalam pelaksanaannya, peserta akan memperoleh pendampingan intensif dengan total alokasi 360 jam pelajaran (JP). Materi pendampingan mencakup eksplorasi dan pendaftaran ke perguruan tinggi tujuan, pencarian beasiswa di berbagai negara, penyusunan esai dan personal statement, pembuatan study plan, timeline, serta curriculum vitae (CV). Peserta juga dipersiapkan untuk menghadapi wawancara dan mengenal budaya akademik di luar negeri, termasuk penguatan nilai moderasi beragama.

Selain mempersiapkan pendaftaran perguruan tinggi dan beasiswa, MGA 2026 juga memberikan perhatian pada penguatan kapasitas riset dan publikasi karya tulis siswa madrasah. Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya akademik dan penelitian sejak di bangku madrasah, sekaligus memperkuat daya saing lulusan dalam lingkungan pendidikan global.

Lolosnya 17 siswa MAN Insan Cendekia Kota Batam dalam program ini menjadi langkah awal yang penting dalam perjalanan mereka menuju perguruan tinggi luar negeri. Melalui pendampingan yang diberikan, para siswa diharapkan mampu memetakan potensi dan minat akademik, menentukan kampus tujuan yang sesuai, serta mempersiapkan dokumen pendaftaran secara optimal.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MAN Insan Cendekia Kota Batam untuk terus mengembangkan potensi, memperluas wawasan internasional, dan mempersiapkan diri menghadapi peluang pendidikan di tingkat global. Partisipasi dalam Program MGA 2026 juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendukung lahirnya generasi unggul yang siap bersaing di kancah internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. (Tim Humas MAN Insan Cendekia Kota Batam)