
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, Kemenag Batam dan Baznas Gelar Pertemuan Strategis
BATAM ( Kemenag ) β Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, H. Budi Dermawan, didampingi Kasubbag TU Resdin Efendi Pasaribu, menerima kunjungan resmi jajaran pimpinan BAZNAS Kota Batam pada Selasa, 31 Maret 2026. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor ini difokuskan pada sinkronisasi program pemberdayaan umat dan optimalisasi tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, menegaskan kesiapannya untuk mendukung penuh (support) berbagai agenda keagamaan Kemenag Batam. Sebagai langkah konkret, Kemenag Batam juga berkomitmen menyalurkan infak melalui BAZNAS untuk menjamin transparansi dan ketepatan sasaran.
H. Budi Dermawan menyampaikan bahwa keharmonisan antara Kemenag, BAZNAS, dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam adalah kunci keberhasilan pembangunan umat di Batam. "Jika tiga pilar ini solid, pengentasan kemiskinan melalui instrumen ZIS akan jauh lebih efektif," pungkasnya.
H. Budi Dermawan menekankan bahwa keberhasilan program keagamaan di Batam sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektoral. Beliau berharap pertemuan ini menjadi awal dari gerakan yang lebih masif dalam mengelola dana umat.
"BAZNAS Batam, bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam, dan Kemenag harus terus bersatu dalam satu visi. Jika kita solid, maka optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kota Batam dapat ditingkatkan jauh lebih tinggi lagi," tegas H. Budi Dermawan.
Ia juga menambahkan bahwa kekompakan antara pemangku kepentingan adalah kunci utama dalam pengentasan kemiskinan. "Keberhasilan kita dalam menyejahterakan umat sangat bergantung pada keharmonisan tiga pilar utama ini. Dengan sinergi yang kuat, kita pastikan setiap rupiah yang disalurkan masyarakat benar-benar sampai kepada yang berhak secara transparan dan profesional," lanjutnya.
Pertemuan silaturahmi tersebut menghasilkan beberapa poin kesepakatan penting yang akan segera diimplementasikan, antara lain:
1. Integrasi Program dan Data: Menyatukan basis data dan sasaran program agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih (overlap) antar lembaga.
2. Dukungan Operasional Keagamaan: BAZNAS menyatakan komitmen untuk menyokong kegiatan keagamaan Kemenag Batam yang memiliki irisan langsung dengan pemanfaatan dana asnaf zakat.
3. Sosialisasi Terpadu: Melakukan edukasi bersama kepada masyarakat luas serta ASN di lingkungan Kemenag Batam mengenai pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi untuk menjamin akuntabilitas.
4. Komitmen Penyaluran Infak: Penguatan komitmen Kemenag Batam dalam mengoordinasikan penyaluran infak pegawai secara terpusat melalui BAZNAS Kota Batam.
Melalui sinergi yang semakin erat ini, diharapkan potensi zakat dapat tergali secara maksimal demi kemajuan sumber daya manusia dan ekonomi umat yang semakin kuat di Kota Batam.