
Suasana saat Musrenbang
Bengkong (Kemenag Batam) β Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong kembali menunjukkan eksistensinya dalam mendukung pembangunan daerah dengan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Tanjung Buntung pada Sabtu (10/01).
Dalam kesempatan ini, H. Syahnan, S.Pd., hadir mewakili Kepala KUA Bengkong untuk mengawal aspirasi keagamaan dalam perencanaan wilayah. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dibuka dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Imam Khoiruddin, S.Pd.I., pegawai KUA Bengkong, guna memohon kelancaran bagi perencanaan pembangunan masa depan.
Musrenbang kali ini mengusung tema strategis, yaitu "Pemantapan Kemandirian Masyarakat dan Keadilan Pembangunan". Hadir dalam acara tersebut Camat Bengkong, Fairus Ramadhan Batubara, S.S.T.P., M.Si., beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selain itu, tampak hadir anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi PKSS, Nur Laila, serta perwakilan Walikota Batam yang diwakili oleh Kabid Bappeda, Nila. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menyerap aspirasi dari 101 RT dan 20 RW yang ada di wilayah Kelurahan Tanjung Buntung.
Lurah Tanjung Buntung, Edi Supardi, S.Kom., dalam sambutannya memaparkan keberhasilan pembangunan di wilayahnya. Tercatat pada tahun 2025, anggaran sebesar Rp12 miliar telah sukses terealisasi untuk berbagai proyek fisik, mulai dari pembangunan batu miring, semenisasi jalan, hingga perbaikan drainase. Keberhasilan ini menjadi fondasi kuat bagi kelurahan untuk melanjutkan tren positif pembangunan pada tahun-tahun berikutnya guna meningkatkan kualitas hidup warga di pesisir Bengkong tersebut.
Memasuki pembahasan RKPD untuk masa depan, forum menyepakati langkah-langkah strategis untuk tahun 2026 dan 2027. Sebanyak 42 titik pembangunan telah masuk dalam daftar perencanaan yang akan direalisasikan pada tahun 2026 mendatang. Sementara itu, untuk perencanaan tahun 2027, Musrenbang kali ini telah memetakan 40 titik prioritas yang akan diusulkan ke tingkat kota. Fokus pembangunan tetap pada pemerataan infrastruktur yang berkeadilan, sejalan dengan tema besar yang diusung tahun ini.
Kehadiran perwakilan KUA Bengkong, H. Syahnan, S.Pd., memberikan warna tersendiri dalam diskusi tersebut. Ia menyampaikan bahwa kemandirian masyarakat tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kemandirian mental dan spiritual melalui pembinaan keluarga sakinah. Musrenbang diakhiri dengan komitmen bersama antara pemerintah, dewan, dan masyarakat untuk mengawal setiap usulan agar Kelurahan Tanjung Buntung semakin maju dan sejahtera di tahun-tahun mendatang. (Humas KUA Bengkong)