
KUA Bengkong Gelar Bimbingan Perkawinan untuk 10 Calon Pengantin
Bengkong (Kemenag Batam) --- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong, Batam, mengadakan bimbingan perkawinan (Bimwin) yang diikuti oleh 10 pasang calon pengantin pada hari ini, Selasa, 26 Agustus 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para calon pengantin dengan pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif mengenai kehidupan berumah tangga, baik dari segi agama, hukum, maupun kesehatan. Bimbingan ini dipandu oleh dua pegawai KUA Bengkong, bersama tim medis dari Puskesmas Tanjung Buntung.
Dalam sesi yang dipimpin oleh pembimbing pertama, Luqman Hakim, para calon pengantin diberikan nasehat mendalam mengenai esensi pernikahan. Mereka ditekankan untuk meluruskan niat dalam menikah dan berumah tangga, "Dalam menikah niatkan Benar-benar karena Allah agar Allah selalu menjaga pernikahan kalian. dan niatkan juga sebagai ibadah dan jalan menuju keberkahan", ujarnya.
Selain itu, poin penting yang disampaikan oleh pembimbing kedua, Bapak Imam Khoirudin, adalah mengenai pentingnya menjaga lisan dari kata talak. Para calon pengantin diingatkan bahwa talak adalah kata yang serius dan memiliki konsekuensi besar, sehingga harus dihindari penggunaannya secara sembarangan, bahkan dalam candaan. Nasehat ini diharapkan dapat membentuk fondasi keluarga yang kokoh, harmonis, dan langgeng.
Sesi selanjutnya diisi oleh dr. Titi, tim dari Puskesmas Tanjung Buntung yang memberikan materi tentang kesehatan reproduksi. Para calon pengantin mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, baik sebelum maupun sesudah menikah. Materi yang disampaikan mencakup persiapan kehamilan yang sehat, pentingnya pemeriksaan kesehatan pranikah, serta edukasi mengenai berbagai isu kesehatan yang mungkin timbul dalam pernikahan. Edukasi ini bertujuan untuk memastikan para calon pengantin siap secara fisik dan mental dalam membangun keluarga yang sehat, serta melahirkan generasi yang juga sehat.
Salah satu peserta, Pramuja (25), mengungkapkan rasa syukurnya atas bimbingan ini. "Materinya sangat bermanfaat, terutama nasehat dari KUA tentang niat dan jangan mudah mengucapkan kata talak. Itu benar-benar membuka mata kami," ujarnya.
Senada dengan Pramuja, Dimas (23), juga menambahkan, "Penjelasan dari Puskesmas tentang kesehatan reproduksi juga sangat penting. Kami jadi lebih paham bagaimana menjaga kesehatan diri dan pasangan untuk mempersiapkan masa depan keluarga." Mereka berharap, ilmu yang didapat bisa menjadi bekal berharga dalam menjalani bahtera rumah tangga.
Bimbingan perkawinan ini menjadi salah satu program rutin KUA Bengkong sebagai upaya preventif untuk menekan angka perceraian dan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Dengan kolaborasi antara KUA dan Puskesmas, para calon pengantin tidak hanya dibekali dengan aspek spiritual dan hukum, tetapi juga aspek kesehatan yang sering kali terabaikan. Diharapkan, bimbingan ini dapat menjadi langkah awal yang baik bagi para calon pengantin untuk memulai kehidupan baru mereka dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. (Humas KUA Bengkong)