Hujan Tak Gentar, Iman Tak Pudar: Peringatan Milad MT Riyadhus Sholihin ke-9, Ajang Syukur dan Keistimewaan Ahli Majelis.

Suasana saat Pengajian dan Foto Bersama Usai Pengajian

Bengkong (Kemenag Batam) --- Majelis Ta'lim Riyadhus Sholihin sukses menyelenggarakan peringatan Milad Majelis yang ke-9 dalam suasana penuh berkah di Pantai Turi, Nongsa, Batam, pada hari Selasa (2/12). Meskipun hujan deras mengguyur area acara sejak awal, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangat dan antusiasme ratusan jamaah yang hadir. Peringatan tahunan ini menjadi momen penting untuk merenungkan perjalanan majelis serta mempererat tali silaturahmi antar jamaah.

Antusiasme jamaah terlihat jelas sejak pagi hari. Meskipun Hujan dari pagi terus mengguyur area pengajian, mereka tetap setia memadati lokasi acara untuk menyambut puncak peringatan. Suasana spiritual terasa hangat dan khidmat, seolah hujan deras yang turun menjadi saksi atas kecintaan para jamaah kepada majelis ilmu. Kehadiran mereka yang teguh menunjukkan komitmen yang kuat terhadap nasihat dan pengajaran yang selama ini disampaikan oleh para pembimbing majelis.

Inti dari acara Milad ini adalah penyampaian ceramah menggelegar yang disampaikan langsung oleh Guru Pembimbing Majelis, KH. Luqman Hakim, M.Pd. Dalam tausiyahnya, Kyai Luqman—yang juga dikenal sebagai seorang ASN PPPK di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperbanyak rasa syukur atas nikmat Islam dan kesempatan bermajelis. Beliau menekankan pentingnya istiqomah atau konsisten dalam menghadiri majelis ilmu sebagai wujud nyata rasa syukur.

Lebih lanjut, Kyai Luqman menjelaskan tentang keistimewaan luar biasa yang akan didapatkan oleh ahli majelis di hari kiamat kelak. Beliau mengutip riwayat bahwa hamba Allah yang istimewa ini memiliki ciri-ciri menakjubkan: wajah mereka penuh cahaya, pakaian mereka bercahaya, dan mereka akan ditempatkan di panggung-panggung kehormatan yang juga penuh cahaya. Bahkan, saking tingginya kedudukan mereka, para nabi dan syuhada (orang-orang yang mati syahid) pun akan merasa iri kepada mereka.

Menyikapi suksesnya acara meski diterpa kendala cuaca, Pembina Majelis, seluruh pengurus, dan para jamaah yang hadir menyampaikan komentar semangat dan rasa gembira yang mendalam. Mereka bersyukur atas kelancaran acara dan berharap majelis Riyadhus Sholihin dapat terus menjadi mercusuar ilmu dan amal di Kota Batam. Semangat pantang menyerah jamaah di bawah guyuran hujan menjadi simbol harapan bahwa majelis ini akan terus istiqomah melahirkan generasi yang mencintai ilmu.

Perayaan Milad ke-9 ini diharapkan bukan hanya menjadi seremonial belaka, melainkan pemicu bagi setiap individu untuk lebih giat dalam mencari ilmu dan mengamalkannya. Semoga MT. Riyadhus Sholihin terus berkembang dan menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang wajahnya akan bersinar terang di hari akhir, sebagaimana janji yang telah disampaikan oleh guru pembimbing majelis. (Humas KUA Bengkong)

LINK TERKAIT