Batam (Kemenag) --- Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., M.Pd., beserta jajaran menghadiri perayaan ulang tahun Kelenteng Tua Ji Ya Pek ke-16 yang dilaksanakan di Cetya Sapta Asta Dharma Batam, Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan dengan rangkaian acara berupa sembahyang serta makan malam bersama.

Kehadiran Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam beserta jajaran menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan keagamaan serta kebudayaan yang dilaksanakan oleh umat Buddha dan masyarakat di Kota Batam. Perayaan ulang tahun Kelenteng Tua Ji Ya Pek ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menjaga nilai-nilai kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Magabutri Kota Batam, Widyanto Halim, beserta para tamu undangan dan umat yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti makan malam bersama setelah pelaksanaan sembahyang. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat persaudaraan dan keharmonisan antarumat dalam kehidupan bermasyarakat.

Supriyanto menyampaikan apresiasi kepada pengurus Cetya Sapta Asta Dharma Batam serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan dengan baik. Menurutnya, terselenggaranya perayaan tersebut menunjukkan adanya semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antarumat.

β€œSelamat ulang tahun yang ke-16 untuk Kelenteng Tua Ji Ya Pek. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus serta panitia pelaksana yang telah bekerja dengan penuh semangat sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Semoga kebersamaan dan kekompakan yang telah terbangun ini terus dipertahankan, serta membawa manfaat dan kebaikan bagi umat dan masyarakat,” ujar Supriyanto.

Lebih lanjut, Supriyanto berharap perayaan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin setiap tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan kerukunan. Ia mengajak seluruh umat untuk terus menjaga komunikasi dan kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat, sehingga nilai-nilai toleransi dan keharmonisan dapat terus tumbuh dan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang damai di Kota Batam.