
Batam, 6 Agustus 2025 โ MTsN 1 Batam mengadakan kegiatan tanya jawab PUPK untuk siswa kelas 7 dan 8 sebagai bagian dari pembinaan Pramuka. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman kepramukaan, menambah wawasan, serta menumbuhkan percaya diri dan semangat belajar siswa.
Pada Rabu, 30 Juli 2025, peserta didik MTsN 1 Batam mengikuti *Acid and Alkaline Experiment* di laboratorium sekolah sebagai bagian dari pembelajaran asam dan basa. Dipandu oleh Miss Febriana Pratiwi, mereka menguji larutan seperti cuka, air sabun, dan jus lemon menggunakan indikator seperti kertas lakmus dan ekstrak bunga sepatu. Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman konsep, serta melatih keterampilan laboratorium dan kerja tim.
Memulai Tahun Ajaran 2025 - 2026, Pada tanggal 1 Agustus 2025 di di aula, Melakukan pembelejaran Program IImu Bahasa & Budaya MTsN 1 Batam belajar membuat film pendek. Di bawah arahan Ms. Salisa, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa dalam produksi film.
MTs Negeri 1 Batam menggelar Pengenalan Ekstrakurikuler pada Selasa, 29 Juli 2025 di lapangan madrasah. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa dan guru, serta dibuka oleh Kepala Madrasah, Dra. Khairina, M.Pd. Sebanyak 23 ekstrakurikuler aktif diperkenalkan, seperti Takraw, Tari, PMR, Tahfizh, Robotik, dan lainnya. Siswa tampak antusias menyaksikan penampilan dari tiap ekskul. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memilih ekskul sesuai minat dan berperan aktif di lingkungan madrasah.
Batam โ MTsN 1 Batam mengumumkan pemenang Lomba Pojok Literasi pada 28 Juli 2025. Juara 1 diraih Kelas 8.5, Juara 2 Kelas 9.1, dan Juara 3 Kelas 9.4. Lomba dinilai oleh Dinas Perpustakaan Kota Batam dengan kriteria kerapian, kreativitas, dan suasana pojok baca. Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut untuk menumbuhkan minat baca siswa.
Batam โ MTs Negeri 1 Batam menggelar upacara bendera pada Senin, 28 Juli 2025, dipimpin oleh Yunus Supardi selaku pembina. Ia memotivasi siswa untuk menyadari potensi diri dan semangat belajar sebagai kunci sukses, karena setiap manusia lahir dari sel paling unggul. Beliau menekankan bahwa belajar tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku. Upacara ini menjadi pengingat pentingnya pendidikan karakter bagi siswa.