BPK RI Tuntaskan Audit Maraton di Kemenag Batam, Dirjen Widhi Widayat Pimpin Exit Meeting LKKA 2025

BPK RI Tuntaskan Audit Maraton di Kemenag Batam, Dirjen Widhi Widayat Pimpin Exit Meeting LKKA 2025

BATAM (Kemenag) — Rangkaian pemeriksaan lapangan Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) Tahun 2025 di wilayah Provinsi Kepulauan Riau resmi berakhir. Penutupan ini ditandai dengan kedatangan Dirjen Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Widhi Widayat, SE., M.Si., Ak., CA., untuk memimpin Exit Meeting yang diselenggarakan di Kantor Kemenag Kota Batam pada Rabu, 7 April 2026.

Sebelum pertemuan puncak ini dilaksanakan, Tim Audit BPK RI telah bekerja secara maraton di sejumlah satuan kerja di Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau . Pemeriksaan intensif ini dilakukan untuk memverifikasi kesesuaian data keuangan dengan realisasi di lapangan.


Dalam arahannya, Dirjen Widhi Widayat menekankan bahwa audit berkala ini merupakan kewajiban konstitusional yang tidak bisa ditawar.

"Setiap tahun BPK harus datang karena diamanatkan oleh Undang-Undang, khususnya untuk pelaporan keuangan negara. BPK memastikan bahwa laporan keuangan itu sudah disajikan secara wajar sesuai standarisasi pemerintahan. Untuk itu, pengelolaan keuangan harus sesuai peraturan perundangan dengan ketentuan yang berlaku sesuai pagu," tegas Widhi Widayat di hadapan jajaran pimpinan Kemenag.

Kehadiran Dirjen didampingi oleh Direktur Pemeriksaan V.B DJPKN V BPK RI, Dr. Arman Syifa, SST., M.Acc., Ak. Kedatangan tim disambut langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Dr. Zoztafia, S.Ag., M.Pd.I., yang didampingi oleh pejabat teras Kemenag Kepri, Kepri Kemenag Batam, dan Kemenag Karimun.

Kakanwil Kemenag Kepri, Zoztafia, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Tim Audit yang telah bekerja keras selama hampir sepekan di Batam. Ia juga menyampaikan permohonan bimbingan demi perbaikan kualitas laporan instansi ke depannya.

"Kami menyadari masih banyak kelemahan dalam administratif kami. Karena itu, kami mohon kepada Bapak Dirjen yang senior dan berpengalaman untuk memberikan pembinaan agar tata kelola keuangan kami semakin akuntabel," ujar Zoztafia.

Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Kepri Edi Batara, Kakemenag Batam H. Budi Dermawan, Kakemenag Karimun Riyadul Afkar, serta para Kepala Bidang dan Pembimas lintas agama. Exit meeting ini diharapkan menjadi titik tolak bagi peningkatan kualitas laporan keuangan Kemenag di wilayah Kepulauan Riau agar tetap selaras dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Sebelum pertemuan puncak ini dilaksanakan, Tim Audit BPK RI telah bekerja secara maraton di sejumlah satuan kerja di Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau . Pemeriksaan intensif ini dilakukan untuk memverifikasi kesesuaian data keuangan dengan realisasi di lapangan.

Dalam arahannya, Dirjen Widhi Widayat menekankan bahwa audit berkala ini merupakan kewajiban konstitusional yang tidak bisa ditawar.

"Setiap tahun BPK harus datang karena diamanatkan oleh Undang-Undang, khususnya untuk pelaporan keuangan negara. BPK memastikan bahwa laporan keuangan itu sudah disajikan secara wajar sesuai standarisasi pemerintahan. Untuk itu, pengelolaan keuangan harus sesuai peraturan perundangan dengan ketentuan yang berlaku sesuai pagu," tegas Widhi Widayat di hadapan jajaran pimpinan Kemenag.

Kehadiran Dirjen didampingi oleh Direktur Pemeriksaan V.B DJPKN V BPK RI, Dr. Arman Syifa, SST., M.Acc., Ak. Kedatangan tim disambut langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Dr. Zoztafia, S.Ag., M.Pd.I., yang didampingi oleh pejabat teras Kemenag Kepri, Kepri Kemenag Batam, dan Kemenag Karimun.

Kakanwil Kemenag Kepri, Zoztafia, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Tim Audit yang telah bekerja keras selama hampir sepekan di Batam. Ia juga menyampaikan permohonan bimbingan demi perbaikan kualitas laporan instansi ke depannya.

"Kami menyadari masih banyak kelemahan dalam administratif kami. Karena itu, kami mohon kepada Bapak Dirjen yang senior dan berpengalaman untuk memberikan pembinaan agar tata kelola keuangan kami semakin akuntabel," ujar Zoztafia.

Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Kepri Edi Batara, Kakemenag Batam H. Budi Dermawan, Kakemenag Karimun Riyadul Afkar, serta para Kepala Bidang dan Pembimas lintas agama. Exit meeting ini diharapkan menjadi titik tolak bagi peningkatan kualitas laporan keuangan Kemenag di wilayah Kepulauan Riau agar tetap selaras dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.


#Umum
SHARE :
LINK TERKAIT
Logo Kemenag
Cekbot AI Assistant ✨
Powered by Groq AI