
Batam Kota (Inmas-Batam)- Wakil Ketua Asosiasi Muslim Shanghai Cina Haji Musa Jin Hongwei mengunjungi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Jalan Engku Putri Batam Center, Senin (7/1). Kedatangan dari Asosiasi Muslim Shanghai China itu disambut oleh Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Kakankemenag Batam H. Erizal Abdullah, Sekretaris Dewan dan anggotanya serta imam Masjid Agung Batam H. Achmad Ridho Amir.
H. Musa Jin Hongwei yang juga Imam Masjid Sanghai kedatangannya didampingi oleh Sami' Midani (Warga Negara Saudi Arabia, kelahiran Madinah) Chairman Novelis Capital PTE Ltd yang berkantor di Singapore dan memiliki perwakilan di Jl. Raden Patah Nagoya Batam.
H. Musa menyampaikan dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut bahwa Ummat Islam di Cina khususnya di Shanghai hidup dengan rukun dan bisa menjalankan agama dengan baik. Sama dengan di Indonesia, kami juga berfaham Ahlussunah wal Jamaah namun kebanyakan kami bermazhab Imam Hanafi.
H. Musa menambahkan bahwa populasi warga Shanghai berjumlah lebih kurang 20 Juta jiwa. Dan Muslim di sana lebih kurang sebanyak 200 ribu orang.
"100.000 penduduk asli sedangkan 100.000 lainnya dari berbagai kota atau negara lain," ujarnya.
"Di Shanghai ada 8 (delapan) Masjid," tambahnya lagi
Kita ummat Islam dari Cina Shanghai dan dari berbagai Negara di Dunia sesungguhnya bersaudara, bahkan sama halnya di Indonesia. Bahwa di Shanghai juga ada beberapa agama yang berlaku.
Ketua DPRD Kota Batam, juga sangat senang dan bangga mendapat kunjungan kehormatan dari saudara seakidah dari Shanghai. Beliau menegaskan bahwa Indonesia dan Cina setidaknya punya sejarah yang erat. Hal itu dibuktikan dengan salah seorang Wali sembilan atau biasa disebut dengan Wali songo di Tanah Jawa adalah keturunan Cina. Bahkan ada satu tokoh Chengho hingga kini dikenang bahkan dijadikan nama Masjid di beberapa Kota Besar, seperti Surabaya,Semarang bahkan ada di Batam.
Pertemuan di akhiri dengan makan bersama dan bertukar cinderamata.
Terpisah, Kakankemenag Kota Batam menyebutkan bahwa Asosiasi Muslim Shanghai China itu kalau di Indonesia sama dengan Majlis Ulama Indonesia. “Sama dengan MUI nya kalau di Negara kita,” sebut Erizal.
(Bad70/yd/ra)