Dirjen Bimas Buddha Buka Workshop Pengelolaan Publik Relation

Diposting oleh Badaruddin 12 Apr 2018, 10:01:28 WIB Bimas Buddha
Dirjen Bimas Buddha Buka Workshop Pengelolaan Publik Relation

Jakarta (Inmas)- Kementerian Agama Republik Indonesia Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha menggelar kegiatan Workshop Pengelolaan Public Relation selama 3 hari, mulai Selasa – Kamis, 10 – 12 April 2018. Kegiatan dilaksanakan  bertempat di Hariston Hotel dan Suite Jl. Bandengan Utara Raya No. 1 Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dari laporan ketua panitia, kegiatan ini diikuti sebanyak 118 orang peserta terdiri dari  Majlis Keagamaan Buddha, Organisasi Kepemudaan Buddha, Pejabat Eselon II, III, IV serta staf di lingkungan Dirjen Bimas Buddha, Humas dan Kasi Penyelenggara se Indonesia.

Dikatakannya  publik relation adalah proses interaksi public sebagai input yang menguntungkan kedua belah pihak dan menanamkan pengertian, menambahkan motivasi dan partisipasi  public, sehingga meningkatkan kerjasama antara pemerintah dalam hal ini Dirjen Bimas Buddha. Di sisi yang lain media informasi semakin  berkembang menimbulkan aspek yang bersifat positif maupun yang bersifat negative.

Aspek-aspek tersebut hendaklah dapat dibedakan sehingga yang berdampak keresahan, ketidakbenaran, kerancuan atau yang trennya hoax dapat diminimalisir. Dan di lingkungan Dirjen Bimas Buddha sebagai perpanjangan pemerintah senantiasa memberikan informasi-informasi yang bersifat kesejukan. Sesuai dengan tema workshop “marilah kita tebarkan kedamaian demi merawat persatuan”,ungkapnya.

Keterangan foto : Dirjen Bimas Buddha Caliadi (atas podium)

Workshop ini di buka oleh Dirjen Bimas Buddha Caliadi. Dalam pengarahannya, Dirjen menuturkan bahwa humas adalah ujung tombak  informasi. Karenanya kita dituntut untuk pandai memilih dan memilah mana berita yang memang benar dan dapat dipertanggunngjawabkan dan mana berita yang berbau sara dan hoax. Kita harus lebih cermat dan hati-hati dalam menyampakan berita terutama yang dimuat di media yang menjadi konsumsi public.

“Mari selaraskan pemikiran kita, selektif dan hati-hati agar tidak terjebak dan membawa malapetaka. Jaga citra kementerian,  jalin komunikasi baik interen maupun exteren, ajaknya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat bagi kita dan bagi institusi kita, dan kita dapat menyampaikan berita-berita dan program kementerian dengan jelas dan benar serta menyejukkan,” harapnya.

(bad70/yd)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment